Aliansi Mahasiswa Kalsel Lakukan Aksi Unjuk Rasa, 38 Mahasiswa Diamankan Polisi

Demo Aliansi Mahasiswa Kalsel Sumber : @Banjarmasinpost

Banjarmasin, Semarak.News –  Ratusan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Kalsel berunjuk rasa ke kantor DPRD Provinsi Kalsel, pada Jum.at pagi (14/9). Sebelumnya Aliansi Mahasiswa Kalsel sudah melakukan demo sekali, karena tidak ada kepastian hasil demo sebelumnya maka Aliansi Mahasiswa Kalsel kembali ke gedung DPRP Kalsel.

 

Aksi unjuk rasa menyoroti permasalahan kondisi ekonomi negara yang sedang menjadi perhatian dikarenakan anjloknya nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD). Dalam isi orasinya mahasiswa menuding Pemerintah Daerah sudah lalai dan anggota dewan terlalu sibuk dengan urusannya sendiri sehingga aspirasi mahasiswa dianggap angin lalu.

 

Namun dikarenakan aksi unjuk rasa diwarnai pengrusakan beberapa fasilitas kantor DPRD Kalsel, maka dari itu sebanyak 38 mahasiswa  terpaksa diamankan pihak kepolisian untuk dimintai keterangan. Sekitar pukul 19.00 wita sebanyak 32 dari 38 mahasiswa yang semula ditangkap, pada malam hari itu dibebaskan. Sedangkan enam mahasiswa yang tersisa, Muhammad Iwan, Muhammad Jimmy, Abdul Hakim, Habibi Nurkarim, Andri BP, dan Iqbal masih menjalani pemeriksaan selama 1×24 jam.

 

Enam mahasiswa yang masih ditahan tersebut rencananya akan menjalani pemeriksaan terkait pasal yang disangkakan atau diduga melakukan pengrusakan terhadap fasilitas negara.

 

Dalam aksi unjuk rasa mereka menyampaikan delapan tuntutan yang diantaranya meminta turunkan presiden Jokowi, pecat menteri agama, Lukman Hakim, menteri perekonomian memperkuat keadaan ekonomi negara, harga BBM dan lainnya.

Namun mereka yang tidak puas atas sambutan pejabat anggota DPRD Provinsi Kalsel pun langsung merengsek ke dalam kantor. (RNRP)

 

 

TINGGALKAN BALASAN