Aksi Unjuk Rasa HMI Cabang Makassar Berhasil Menduduki Gedung DPRD Sulsel

Peserta aksi dari HMI Cabang Makassar berhasil menduduki ruang paripurna DPRD Sulsel (sumber: istimewa)

Makassar, Semarak.news – Ketidak adilan dan ketidak sejahteraan yang dirasakan rakyat saat ini banyak mengundang aksi demonstrasi di berbagai wilayah di Indonesia. Seperti di Makassar sore tadi (21/09/2018), massa aksi unjuk rasa yang berasal dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) memblokade setengah jalan di bawah fly over Jalan Urip Sumohardjo. Dengan mobil pick up hitam yang dijadikan panggung, peserta aksi demonstrasi secara bergantian berorasi tentang kinerja Presiden Republik Indonesia. Dijalan juga dibentangkan pamflet bertuliskan “Mendesak Presiden Untuk Menuntaskan Nawacita” serta bendera berlambang HMI. Massa mendesak Presiden Jokowi-JK untuk mengganti Menteri Keuangan, Menteri Perekonomian, Menteri Perdagangan, akibat ambruknya ekonomi di Indonesia.

Massa juga menuntut dicopotnya Kapolda Bengkulu, Kapolda Sulsel, Kapolda Sumut, dan Kapolda Sultra. Tuntutan itu berdasarkan aksi keji pemukulan anggota HMI di berbagai titik aksi yang tidak menegakkan prinsip HAM.

Setelah massa aksi sudah banyak tergabung dari berbagai Komisariat Universitas di Makassar, aksi bergerak menuju Kantor DPRD Sulsel. Massa aksi berasal dari Universitas Negeri Makassar, Universitas Muslim Indonesia, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Makassar Bongaya, Universitas Bosowa. Orasi berlanjut dengan membakar ban di depan Kantor DPRD Sulsel dan mencoret-coret tembok tangga bertuliskan “Jokowo-JK Gagal”. Tidak lama setelah itu massa berhasil masuk ke dalam ruang rapat DPRD, terlihat pintu depan Kantor DPRD Sulsel pecah, dan ada coretan bertuliskan “Selamatkan Rakyat Indonesia”.

aksi bakar ban dan orasi oleh peserta aksi HMI (sumber: istimewa)

Jika tuntutan massa tidak memiliki titik terang dalam 3×24 jam, maka HMI akan melakukan aksi yg lebih besar lagi hingga tuntutan itu terpenuhi. Pada akhirnya, massa ditemui oleh H. Ni’matullah, S.E (Wakil Ketua DPRD Prov. Sulsel/F-Demokrat) dan Irwandi Natsir (Anggota DPRD prov. Sulsel/F-PAN) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sulsel Lantai 3. Acara diskusi dilanjutkan dengan hasil bahwa aspirasi massa akan ditindak lanjuti kefraksi-fraksi di DPRD Provinsi Sulsel dan Pusat. Akan di sampaikan juga bahwa Mahasiswa mengutuk keras tindakan kekerasan yang dilakukan aparat kemanan di Medan dan Bengkulu.

TINGGALKAN BALASAN