Aksi Jalan Mundur Mahasiswa Makassar, Representasi Kemunduran Ekonomi Bangsa

Makassar, Semarak.News – Polemik ekonomi nasional yang belum menunjukan hasil memuaskan, membuat puluhan aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) serentak turun ke jalan untuk melakukan aksi, Kamis (20/9) siang.

Aksi demo tersebut dilaksanakan di sepanjang Jl. Urip Sumohardjo yaitu depan Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) hingga jembatan flyover Poros Makassar-Maros, dengan cara yang berbeda. Yaitu dengan melakukan jalan mundur dari lokasi titik awal. “Aksi jalan mundur ini kita lakukan untuk menunjukan kepada pemerintah bahwa beginilah kondisi ekonomi negara kita sekarang buah dari sistem ekonomi neo-liberal rezim Jokowi” ujar Aldi Ardiansyah, Jendral Lapangan aksi.

Dalam aksi demo tersebut LMND menyatakan beberapa tuntutan.

1. Menuntut pemerintah segera rubah sistem ekonomi neo-liberal menjadi pancasila kembali.

2. Mengeluarkan Perppu atas UU Nomor 24 Tahun 1999 yang menjadi akar liberalisasi finansial dan jatuhnya kurs rupiah-dollar.

3. Bangun industri nasional berbasis pasal 33 UUD 1945 untuk solusi jangka panjang, proteksi ekonomi domestik meninggikan harga produk lokal dibanding impor.

4. Hentikan liberalisasi pendidikan dan kesehatan.

5. Hentikan perampasan tanah rakyat.

6. Hentikan represifitas gerakan mahasiswa.

7. Cabut PP 78 Tahun 2015.

Massa aksi disambut baik dari anggota legislator DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dan akhirnya membubarkan diri secara tertib. Ruas jalan utama Poros Maros-Makassar menuju Jl. A.P Pettarani dan Jl. Urip Sumohardjo sempat mengalami kemacetan (RF)

TINGGALKAN BALASAN