Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua Surabaya (AMP) menggelar aksi dan berkumpul di depan Gedung Grahadi Surabaya, Jalan Gubernur Suryo, Embong Kaliasin, Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu (07/04/2018).

Dalam aksi ini, para mahasiswa menuntut beberapa hal, di antaranya yaitu:

  1. Usut dan tutup freeport
  2. Audit kekayaan freeport dan beri pesangon untuk buruh
  3. Audit cadangan tambang dan kerusakan lingkungan
  4. Tarik TNI/Polri organik dan non organik dari tanah west papua
  5. Hentikan rekayasa konflik di Timika
  6. Berikan hak menentukan nasib sendiri solusi demokratik bagi bangsa west papua
  7. Usut, tangkap, dan adili serta penjarakan pelanggaran HAM selama keberadaan freeport di west papua
  8. Biarkan rakyat dan bangsa papua menentukan masa depan pertambangan freeport di west papua
  9. Freeport wajib merehabilitasi lingkungan akibat eksploitasi tambang

Para mahasiswa menuntut pemerintah untuk menutup Freeport dan memberikan hak kepada masyarakat Papua untuk menentukan nasib sendiri sebagai bangsa.

“Tutup Freeport dan berikan hak menentukan nasib sendiri bagi bangsa west Papua,” kata Juru Bicara Aliansi Mahasiswa Papua, Kris Dogomo, di Surabaya, Sabtu (07/4/2018).

Menurutnya, selama kurang lebih 50 tahun PT. Freeport di Papua sama sekali tidak memberikan keuntungan kepada Bumi Papua, malah sebaliknya melakukan pengerukan kekayaan dan penindasan serta merugikan rakyat papua.

Stephanus Pigai selaku korlap aksi juga menyampaikan, “Bahwa penindasan dan penjajahan secara ekonomi yang dilakukan PT.Freeport saat ini lebih mengerikan dibandingkan penjajahan secara konvensional pada zaman dahulu kala, hegemoni kapitalis saat ini membuat pemerintah tutup mata akan permasalahan ini, sehingga masyarakat Papaua yang menjadi korban nya”.

Stephanus menerangkan bahwa aksi dari Aliansi Mahasiswa Papua ini sudah selesai pukul 10.00 WIB, dan Stephanus menghimbau agar seluruh mahasiswa membubarkan diri secara tertib untuk menunjukkan etikat baik dari Aliansi Mahasiswa Papua dalam menyuarakan tuntutannya terhadap PT.Freeport.

LEAVE A REPLY