Pantau pasien DBD di RSUD, Ketua DPRD Alor bantu Makanan Ringan

Pantau pasien DBD di RSUD, Ketua DPRD Alor bantu Makanan Ringan

0
9

Kalabahi, Semarak.News | Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Alor meningkat. Sepanjang bulan Januari hingga awal Februari 2020 tercatat 120 pasien DBD yang dirawat di RSUD Kalabahi. Dari jumlah tersebut, 2 orang meninggal dunia, 85 orang sudah sembuh dan 33 masih dalam perawatan medis.

Kondisi ini membuat semua pihak turut prihatin pasca ditetapkan status kejadian luar biasa (KLB) oleh pemerintah daerah. Ketua DPRD Alor Enny Anggrek, SH pun terjun langsung menyapa pasien DBD yang rata-rata anak dibawah umur di RSUD Kalabahi.

Ketua DPRD Alor Enny Anggrek, SH turun langsung ke RSUD Kalabahi guna melihat secara dekat kondisi pasien DBD yang rata-rata anak dibawah

Ketua DPRD Enny Anggrek berharap atas pertolongan medis yang ada kiranya pasien segera pulih dan kembali ke rumah tangga masing-masing. Enny Anggrek menyebut, lembaga DPRD telah melakukan rapat dengar pendapat terkait antisipasi penanganan penyakit DBD di Alor. “Tadi pagi kami sudah panggil kepala Dinas Kesehatan untuk melakukan RDP. Kami membahas terkait bagaimana kita sama-sama melakukan penanganan DBD agar tidak meluas ke tengah masyarakat,” kata Enny Anggrek di RSUD Kalabahi, (7/2/20).

Kunjungan Ketua DPRD Alor Enny Anggrek ini sekaligus memberikan bantuan pribadi makanan ringan seperti biskuit, aqua dan susu kepada pasien. “Terkait bantuan anggaran, saya kira masih bisa dalam penanganan pihak puskesmas dan rumah sakit. Tetapi kami juga terus bangun komunikasi. Jika kedepan ada kesulitan terkait anggaran kami akan mengantisipasi bersama,” ungkapnya.

Kepala Unit Pengaduan Informasi dan Humas RSUD Kalabahi Nova Nely Namo, A.Md, Kep, SH

Kepala Unit Informasi Pengaduan dan Humas RSUD, Nova Nely Namo, A.Md kep, SH membenarkan adanya peningkatan jumlah pasien DBD di Alor. Nova merinci, sepanjang bulan Januari sampai awal Februari 2020 tercatat 120 orang terjangkit penyakit DBD. Jumlah tersebut 2 orang meninggal dunia, 85 orang sudah sembuh dan pulang sementara 33 orang masih dalam perawatan medis. *(jk)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY