Kalabahi – Alor, Semarak.News | Bekas kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Alor dijadikan lokasi karantina bagi pelaku perjalanan yang datang dari area terjangkit. Selain bagi pelaku perjalanan, Pemerintah Kabupaten Alor juga menyiapkan tiga lokasi untuk tenaga kesehatan yang menangani pencegahan covid 19. Ketiga lokasi untuk tenaga medis, yakni Rumah Jabatan Sekda Alor, Bangunan Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Daerah yang baru, dan rumah dinas Pemerintah di belakang Kantor Bawaslu Kabupaten Alor.

Hal ini disampaikan Asisten I Setda Alor yang juga sebagai Juru Bicara Gugus Tugas Penangganan Covid 19 Kabupaten Alor, Fredik Lahal, SH saat didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Alor, dr. Christine O.M.B. Laoemory dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Alor, Christina Beli, ST di Posko BPBD Kabupaten Alor, Sabtu (11/4/2020).

Lahal menjelaskan, eskalasi pelaku perjalanan dari area terjangkit ke Kabupaten Alor yang cukup meningkat, sehingga Pemerintah Kabupaten Alor menyiapkan lokasi karantina. Lokasi ini, ungkap Lahal, yakni di Kantor BPBD lama di dekat lapangan mini Kalabahi. Karantina tersebut tengah dipersiapkan, dan targetnya pada Kamis (16/4/2020) sudah dapat difungsikan. “Pelaku perjalanan yang datang dari area terjangkit kita karantinakan selama 14 hari. Kita pastikan kondisi kesehatannya, setelah itu kalau tidak ada indikasi covid baru dipulangkan ke rumah,” tandas Lahal.

Selain karantina untuk pelaku perjalanan, Lahal melanjutkan, Pemkab Alor juga menyiapkan tiga lokasi untuk isolasi tenaga medis. Tiga lokasi yang dimaksud, yaitu bangunan UGD yang baru, rumah jabatan Sekda Alor, dan rumah dinas pemerintah yang berada dibelakang Kantor Bawaslu Kabupaten Alor.

Konferensi Pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Alor

Menurut Lahal, tenaga kesehatan ini patut disiapkan ruangan untuk isolasi mereka, sebab medis berada di garda depan untuk penangganan covid 19, sehingga lokasinya harus disiapkan. Lokasi untuk medis ini, pada Senin (13/4/2020) sudah dapat digunakan.

Lahal melanjutkan, Gugus tugas juga telah menyiapkan Standart Operasional penanganan Covid 19 untuk menindaklanjuti secara tekhnis jika ada pasien yang terpapar corona, baik di rumah sakit, di rumah warga, ataupun di jalan. Lahal ketika itu juga menyampaikan, Gugus tugas saat ini telah terbentuk hingga pemerintahan ditingkat kecamatan, desa dan kelurahan. Hal ini untuk mempermudah komunikasi dan koordinasi. “Pemda lewat gugus terus ambil langkah mulai dari Posko hingga Kecamatan dengan melibatkan Puskesmas, Polsek, Babinkamtibmas, Koramil, Camat, Kepala Desa dan Lurah hingga RT dan RW,” tandas Lahal.

Lahal ketika itu menghimbau kepada semua masyarakat untuk tetap menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. “Kita tetap lakukan patroli gabungan dari kota sampai batas kota. Kita tertibkan kumpulan masyarakat atau ada keramaian,” tambah Lahal.

Sementara data terbaru yang di update untuk Kabupaten Alor, yakni PDP 10, sebanyak 2 sudah sembuh dan 8 menjalani isolasi mandiri dirumah. Untuk ODP ada 21, yaitu 3 telah selesai pemantauan dan 18 isolasi mandiri di rumah, serta pelaku perjalanan dari area terjangkit sebanyak 755 orang. *(Joka/Osm)

Foto doc: Istimewa

LEAVE A REPLY