Mataram, Semarak.news – Menjelang Pilkada serentak 27 Juni 2018 mendatang, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provin-si Nusa Tenggara Barat tengah disibukkan dengan permasalahan e-KTP yang belum selesai, sementara e-KTP menjadi syarat yang harus dipenuhi pemilih dalam memberikan suara di Plikada.

Melalui wawancara dengan Bapak Lalu Sumantri, S.H. selaku Kepala Bidang Kependudukan dan Catatan Sipil (Kabid Dukcapil), disebutkan terdapat 311.692 orang di NTB yang belum melakukan perekaman data e-KTP. Orang-orang tersebut tersebar di 5 kabupaten di provinsi NTB dari total 10 kabupaten/kota.

“Di Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, dan Bima itu masih be-lum clear. Nah yang paling banyak itu dari Lombok Timur, Lombok Tengah, baru Lombok Barat.” kata Lalu saat ditemui di Kantor Dukcapil Provinsi NTB (28/2/2018).

Tidak mau tertinggal dari beberapa provinsi yang telah menyelesaikan perekeman, pihak Dukcapil NTB telah menyiapkan empat kita percepatan perekaman e-KTP di NTB.

“Yang pertama, kami giatkan pelayanan keliling ke semua desa di kabupaten-kabupaten yang masih banyak orang yang belum rekam.” ucap Lalu.
Meskipun demikian, pihaknya juga turut kecewa karena masih ada beberapa masyarakat yang acuh dan tidak mendatangi pos pelayanan ini, khususnya para lansia.

“Yang kedua, kami buka pelayanan di tempat-tempat ramai. Bisa di mall, bisa di pasar, dan lain-lain.”

Pelayanan ini diharapkan dapat menjaring banyak warga untuk segera melengkapi adminis-trasi kependudukan dengan melengkapi data perekaman e-KTP.

SMA/SMK/MA di wiliayah NTB juga tidak luput dari kiat percepatan yang dilakukan Dukcapil. Khusus untuk kiat ketiga ini, pihaknya telah bekerjasama dengan Dinas Pendidikan untuk membuka posko pelayanan di SMA/SMK/MA dalam rangka mempermudah perekaman bagi siswa/i yang telah genap berusia 17 tahun dan wajib memiliki KTP.

Pelayanan di SMA/SMK/MA akan mulai diberlakukan dari 5 Maret hingga 29 Maret 2018 yang berlokasi di 12 SMA/SMK/MA, yaitu SMAK Kusuma Mataram, SMA Muhammadiyah Mataram, SMK Muhammadiyah Mataram, SMA NW Mataram, MA NW Mataram, SMA Hang Tuah 3 Mataram, SMA Darul Falah, SMK Darul Falah, SMA Darul Hikmah, SMA Saraswati Mataram, SMK Saraswati Mataram, dan SMK Yarsi Mataram.

Terkahir, Dukcapil juga melaksanakan pelayanan terintegrasi (four in one). Melalui pelaya-nan ini, satu orang warga yang datang akan bisa menyelesaikan empat dokumen sekaligus, yaitu Kartu Keluarga (KK), e-KTP, Akta Nikah bagi muslim, dan Surat Keterangan Pernikahan bagi non-muslim.

Empat kiat tersebut diharapkan dapat meminimalisir jumlah penduduk yang belum meleng-kapi administrasi kependudukannya, sekaligus bisa menurunkan potensi tidak tersalurkannya suara dalam pilkada karena kurangnya syarat administrasi.

LEAVE A REPLY