Kecaman Keras Atas Tindakan Represif Aparat Kepolisian

Semara.news, Jakarta – Tindakan pembukaman suara mahasiswa dalam menyuarakan aspirasi rakyat, kembali terlihat nyata di tengah gegap gempita demokrasi  Indonesia. Pembukaman suara mahasiswa  ditandai dengan tindakan represif dari aparat keamanan. Bermula dari aksi BEM SI 20 Oktober 2017 yang menyampaikan masukan dalam bentuk kritikan kinerja 3 tahun Jokowi-JK di depan Istana, 2 mahasiswa dari BEM SI ditahan dan telah ditetapkan sebagai tersangka, dan 2 mahasiwa lainnya sedang menjalani proses pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

(Konferensi Pers Alumni BEM Perguruan Tinggi Lintas Generasi)

Menanggapi fenomena tindakan represif dari aparat keamanan, Alumni BEM  Perguruan Tinggi Lintas Generasi  menggelar konferensi pers (27/10/2017) di Sekretariat ILUNI UI, Salemba.

Dalam konferensi pers tersebut, Alumni BEM Perguruan Tinggi Lintas Generasi dengan tegas menuntut dan menyatakan,

  1. Mengecam keras perilaku aparat terhadap kejadian tersebut,
  2. Mengehentikan segala bentuk kriminalisasi terhadap gerakan mahasiswa,
  3. Menuntut Kepolisian untuk membebaskan rekan-rekan mahasiswa yang ditangkap serta mencabut status tersangkanya,
  4. Mendesak Presiden untuk memerintahkan dan menegur Kapolri agar bertindak mengedepankan semangat demokrasi,
  5. Mendukung penuh keberlanjutan gerakan mahasiswa sebagai bagian tak terpisahkan dari proses kontrol sosial atas kinerja pemerintah, Karena bukan tidak mungkin bangsa ini kembali masuk dalam gua gelap otoritarianisme, jika negara dan aparatnya gelap mata dan abai dalam menjalankan amanah reformasi!

“Pertemuan ini dilaksanakan karena kita Alumni BEM Perguruan Tinggi Lintas Generasi ingin merespon adanya tindakan represif yang dilakukan aparat terhadap mahasiwa dalam aksi 20 Oktober 2017” ungkap Diki (Alumni BEM KM IPB)

“Kami sebagai alumni mewakili seluruh Alumni BEM Perguruan Tinggi Lintas Generasi mengecam tindakan represif dari aparat kepolisian d

an mendukung sepenuhnya aksi gerakan mahasiswa”, tambahnya.

 

TINGGALKAN BALASAN