KSPI : Aksi 7 Oktober 2017 Untuk Memperingati Hari Kerja Layak dan Ancaman PHK Masal

Suasana Konpers KSPI di LBH Jakarta [Sumber: semarak.news/anggit]

Jakarta, Semarak.news – Kemarin 5/10 di LBH Jakarta digelar konferensi pers oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) tentang rencana mereka unjuk rasa besar-besaran untuk memperingati hari kerja layak dan ancaman PHK massal. “KSPI akan melakukan demo dengan estimasi masa puluhan ribu buruh di beberapa kota besar di Indonesia pada tanggal 7 Oktober 2017, dan khusus di Jakarta akan diadakan di depan Istana Negara”, ucap Said Iqbal (Presiden KSPI).

“Isu yang akan diangkat pada aksi nanti adalah Jaminan Kesehatan Upah Murah (Jamkestum) untuk buruh, serta dengan tegas Tolak Upah Murah (TUM). KSPI menilai kinerja Kemenakertrans saat ini adalah terburuk sepanjang sejarah Kemenakertrans di Indonesia, saat ini yang ada hanyalah titipan kepentingan politik, bukan kepentingan rakyat”, imbuh Said.

“Ancaman PHK masal di industri telekomunikasi, serta adanya pekerja asing yang mulai mengambil peranan penting di perusahaan-perusahaan, merupakan ancaman yang sangat marak terjadi saat ini untuk kalangan pekerja”, ungkap Sabda Djati (Sekjend Aspek).

“KSPI menolak mulai 31 Oktober 2017 diberlakukan GTO di seluruh Tol, kami elemen pekerja menginginkan gardu tol tetap harus menerima transaksi tunai. Itu kepentingan Jasa Marga dan Bank, kenapa harus masyarakat yang menanggung. Jadi itu juga bakal kami angkat untuk demo besok” imbuhnya. (ATU)

TINGGALKAN BALASAN