Zainut : Saracen Itu Haram

Wakil Ketua MUI, K.H. Zainuth Tauhid Sa'adi berkomentar tentang aktivitas saracen [Sumber : detak.co]

Jakarta, Semarak.news – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengapresiasi pengungkapan kasus sindikat penyedia jasa konten kebencian, Saracen. Polisi pun telah menangkap tiga tersangka terkait Saracen.

Menurut Wakil Ketua MUI Zainut Tauhid Saadi bahwa perbuatan tersangka saracen bertentangan dengan hukum positif, juga tidak dibenarkan secara syariah dan haram hukumnya, Senin (28/08/2017).

Ia menilai aktivitas kelompok Saracen yang membuat propaganda di media sosial melanggar Fatwa MUI Nomor 24 Tahun 2017 tentang Hukum dan Pedoman Bermuamalah melalui Media Sosial.

Saracen sendiri beraksi lewat meme, atau gambar gabungan yang berisi ujaran kebencian. Meme itu disebar ke ratusan ribu akun dan sejumlah situs yang juga diatur oleh para pelaku.

Zainut pun menilai bahwa motif ekonomi tiga tersangka yakni Jasriadi, Muhammad Faizal Tanong, dan Sri Rahayu Ningsih itu hukumnya haram. Hal itu berlaku juga untuk orang yang menyuruh, memfasilitasi, hingga memanfaatkan jasa kelompok Saracen.

MUI pun meminta penegak hukum menyelidiki secara tuntas seluruh jaringan Saracen, termasuk penyandang dananya dan menghukum berat agar memberi efek jera kepada oknumnya. (GIS)

 

TINGGALKAN BALASAN