Halaqah Nasional: Tempat Berkumpul Para Kiai

sumber : jpnn.com

Jakarta, Semarak.News – Majelis Dzikir Hubbul Wathon (MDHW) berencana menggelar Halaqah Nasional Alim Ulama di Hotel Borobudur, Jakarta. Dari kegiatan itu diharapkan muncul komitmen khusus para ulama menjaga Negera Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurut Sekretaris Jenderal MDHW, Hery Haryanto Azumi, halaqah nasional itu sebagai respon atas massifnya gerakan kelompok Islam radikal dalam menyebarkan pahamnya. “Kelompok Islam radikal saat ini semakin mengkhawatiran,” tandas Hery yang juga Wasekjen PBNU.

Lebih lanjut dijelaskan, untuk melawan gerakan kelompok radikal, butuh komitmen kuat dari para alim ulama dan kelompok nasionalis. “Tujuan dari kelompok radikal sudah jelas, ingin merusak keberagaman berbangsa dan bernegara kita,” tuturnya.

Hery pun mengaku senang. Karena para alim ulama di seluruh Indonesia antusias mengikuti Halaqah Nasional yang akan diselenggerakan 13-14 Juli nanti. “Memang persoalan (paham radikal) ini harus diselesaikan oleh para kiai,” kata mantan Ketua Umum PB PMII ini.

Awalnya, lanjut Hery, MDHW berencana mengundang sekitar 350 alim ulama. Namun belakangan banyak kiai dan alim ulama yang ingin dilibatkan dalam halaqah nasional ini. “Sekarang sudah lebih 500 kiai dan ulama yang akan mengikuti acara ini,” ungkapnya.

Presiden Joko Widodo juga berencana hadir dalam halaqah nanti. Presiden akan menjadi narasumber bersama KH Ma’ruf Amin, Wakil Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Jenderal Polisi Budi Gunawan.

“Diakhir acara nanti, kami berharap ada deklarasi atau komitmen untuk mempertahankan NKRI atas landasan ke-Islaman dan komitmen untuk mengintegrasikan umat Nahdliyyin dan Marhaen,” pungkasnya. (AS)

TINGGALKAN BALASAN