Presiden Vladimir Putin dalam pidatonya mengkritik Amerika [Foto © Mark Schiefelbein|Reuters]

Beijing, Semarak.news – Ransomeware ini bisa menjadi makan tuan, tutur presiden Rusia Vladimir Putin saat menghadiri diskusi One Belt One Road (OBOR) di China. Virus yang telah menyerang lebih dari 150 negara ini membuat beberapa banyak website berdomain Rusia disfungsi seperti bank dan pelayanan kesehatan. Pasalnya Rusia adalah negara yang mendapat dampak paling parah dari adanya serangan malware ini.

Manajemen Microsoft secara gambling telah menjelaskan bahwa virus ini berasal dari badan intel Amerika Ucap Putin dengan nanda menyindir. Ia menambahkan bahwa serangan global ini harus didiskusikan dalam level politik. Berkembangnya virus ini juga bisa menjadi bumerang bagi penciptanya, tidak peduli badan intel atau bukan.

Virus ini awalnya dikembangankan oleh Badan Keamanan Nasional Amerika, National Security Agency (NSA) yang kemudian dibocorkan oleh grup hacker Shadow Broker dan saa ini digunakan oleh oknum untuk menghack dan meminta terbusan dari pemilik data.

Moskwa tahun lalu juga sudah mengajak Washington untuk meneken kontrak bilateral dalam memerangi ancaman siber, namun mereka menolak. Selain masalah kontrak, di Inggris sedikitnya 16 fasilitas pelayanan kesehatan harus mengalami gangguan akibat dari virus ini. Di Indonesia hanya RS Dharmais yang berlokasi di Jakarta Barat terkena imbasnya. (DZR)

TINGGALKAN BALASAN