Indonesia Diserang Ransomware WannaCry

Indonesia menjadi salah satu dari lebih dari 100 negara yang terserang oleh ransomware WannaCry yang menggunakan sistem worm.

Jakarta, Semarak.news – Dunia kembali terguncang setelah sebuah ransomware bernama WannaCry menyerang. Menurut perusahaan antivirus Kaspersky, program ini mengunkaan kodeSMBv2 dan sudah tersebar di internet melalui grup hacker Shadow Brokers semenjak 14 April 2017.

Program ini awalnya dikembangakna oleh Badan Keamanan Nasional Amerika, National Security Agency (NSA) dengan program bernama EternalBlue.“Program ini mungkin digunakan untuk menyerang program-program negara Barat dan sekarang kita tahu dampaknya.” Tutur mantan anggota CIA, Edward Snowden.

Program ini mengenkrip data dan meminta tebusan pemilik data bila ingin mengakses kembali. Malwware ini menuntut tebusan $600 (sekitar Rp8.028.000,00) dan dikirim menggunakan Bitcoin. Uang tebusan akan naik seiring berkurangnya waktu dan pemilik website terancam akan kehilangan data bila tidak membayar tebusan. Namun tidak ada jaminan setelah pembayaran data yang diretas bisa 100% diakses setelah pemabyaran dilaikukan atau dengan kata lain hilang sama sekali.

Ransomware bisa masuk ke komputer melalui mengklik atau mengunduh file berbahaya melalui website tidak terverivikasi atau pop up. Para ahli setuju bahwa WannaCry diserbarkan dalam bentuk worm yang secara otomatis bergerak dalam jaringan ketimbang disebarkan secara manual oleh manusia.

“Mekanisme Penyebaran WannaCry tidak jauh berbeda dnegna SMB exploit. Ransomeware ini menggunakn fungsi worm untuk membuat suatu program rusak meskipun sudah diperbaiki.” terang Microsoft secara resmi.

Perlu diketahui serangan ini hanya menyerang komputer dengan basis operating system Windows. Namun program ini telah melumpuhkan lebih dari 124.000 komputer di 99 negara di dunia seperti Indonesia, India, Jepang, Taiwan, dan Rusia menjadi negara dengan tingkat serangan paling parah.

Terlihat Rusia menjadi negara terparah dari serangan WannaCry [Foto: Secure List]
Selain itu program ini juga menyerang beberapa negara lainnya, berikut datanya

Data Negara Serangan WannaCry [Foto: Secure List]

Selain menyerang badan bisnis, program ini juga menyerang data kesehatan seperti yang dilansir oleh Badan Kesehatan Inggris, The National Health Service (NHS) bahwa ada 16 institusi medis yang terserang.

Mencegah Malware

Para ahli juga merekomendasikan bebera hal yang bisa dilakukan untuk mencegah serangan yang sama terjadi, diantaranya

  1. Menginstal anti virus yang dipercara

  2. Tidak membuka lama, email, dan hal-hal lain yang tidak dikenal

  3. Tidak mengunduh aplikasi dari website selain dari website resmi (DZR)

TINGGALKAN BALASAN