Jakarta, Semarak.news –  Terdakwa kasus dugaan penodaan agama selaku gubernur DKI Jakarta saat ini Basuki Tjahaya Purnama atau yang sering juga kita sebut Ahok menceritakan pengalamannya saat membacakan pleidoi atau pembelaan dengan menggambarkan kisahnya layaknya sebuah film animasi finding nemo. Finding nemo sendiri merupakan film yang menceritakan tentang seekor ikan badut yang menjelajahi lautan luas demi menemukan anaknya yang tertangkap oleh seorang dokter gigi.

Dalam pleidoi yang di sampaikannya Ahok menceritakan bahwa dirinya pernah bertemu dengan anak-anak TK di Balai Kota DKI Jakarta beberapa waktu lalu. Saat itu, anak-anak TK menanyakan mengenai mengapa sikap Ahok yang tetap terus berani melawan pihak lainnya meskipun hingga saat ini ahok terus dikecam.

“JPU akui tidak melakukan penistaan agama dan saya bukan penista saya tegaskan tidak menghina golongan apa pun,” ujar Ahok.

Dalam pembelaannya, Ahok juga bersikeras mengatakan tak ada niat untuk melakukan penodaan agama seperti yang dituduhkan kepada dirinya itu semata hanyalah sebuah kesalahpahaman. Namun, meski demikian. Sama halnya seperti yang sebelumnya disampaikan oleh jaksa penuntut umum (JPU) dalam persidangannya.

“Papa Nemo tidak izinkan Nemo masuk ke jaring, ya jadi jaring tadi Nemo bisa keluar masuk kan? Kalau ikan Nemo enggak mau masuk jaring, boleh enggak? Boleh juga, tapi buat apa dia masuk (jaring) kalau membahayakan nyawanya,” kata Ahok, di AuditoriumKementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan. Dalam rangkaian cerita film animasi tersebut ahok menggambarkan dirinya seolah olah berada di posisi Nemo di tengah tekanan yang ada.

Pada akhirnya, Nemo masuk ke dalam jaring. Meskipun ayahnya telah melarang masuk ke dalam jaring. Menurut Ahok, saat ini, dirinya hidup di lingkungan orang yang salah arus saat berenang. Sama halnya seperti Nemo. Cuplikan dalam tersebut rupanya telah memberikan kepada kita semua bagaimana posisi ahok sekarang menghadapi kasus yang tengah dijalaninya sekarang.

“Sekalipun kita melawan arus semua, asal kita sendiri jujur mungkin tidak ada yang terimakasih sama kita. Kita juga tak peduli karena Tuhan yang hitung, bukan kita. Ini pelajaran dari film Finding Nemo. Jadi orang nanya ke saya, kamu siapa? Saya hanya ikan kecil Nemo di Jakarta,” ujar Ahok.

TINGGALKAN BALASAN