Sabu 548 Gram Diselundupkan Saat Moment Liburan Paskah

Batam, Semarak.News M salah satu penumpang pesawat Lion Air tujuan Batam-Surabaya Lombok dengan nomor boardingpass Seat 29A dan 22C satu kode booking FWBYMT pada saat moment liburan paska, mencoba menyelundupkan barang bukti sabu seberat 548 gram yang disimpan di balik pakaian dalamnya saat melintasi mesin scp 2, di gate 9 berhasil digagalkan dan diamankan petugas Avsec Bandara pukul 07.25 wib pada hari jumat (14/04/17).

Adapun kronologi kejadian berawal saat petugas mendengar bunyi mesin X-Rey yang dilewati M berbunyi dan dengan kesigapan petugas langsung mengamankan pelaku untuk dilakukan pemeriksaan.

Dari hasil interogasi dan pemeriksaan yang dilakukan petugas, M terbukti membawa barang bukti yang diduga sabu seberat 548 gram yang disembunyikan dibadannya dibalik pakaian kemeja batik warna merah maron dan dari tas ransel yang ditentengnya juga ditemukan sejumlah uang tunai sebanyak Rp 1.821.100; ATM Mandiri 1bh,ATM BRI 1 bh, jam tangan merk Q&Q,2 bh SIM (SIM A & SIM C a.n Morro dan 2 Handphone Oppo dan Nokia yang langsung diamankan oleh petugas.

General Manager Bandara Hang Nadim Batam melalui Plh.Avsec Bandara Hang Nadim Batam Sudirman di kantornya mengatakan, saat mau memasuki mesin X-Rey, M berpenampilan rapi seperti mau pergi kekondangan sehingga tidak menimbulkan kecurigaan petugas.

“Dari gaya penampilan M nampak begitu tenang saat memasuki mesin X-Rey dengan penampilan baju batiknya merah maron ala mau kekondangan yang sengaja dilakukan untuk mengelabuhi petugas apalagi saat momen liburan lebaran paskah, kalau dibalik bajunya tersembunyi barang narkotika berupa sabu, “jelas Sudirman.

Sudirman menambahakan, jika dilihat dari gayanya cukup tenang sekali seperti tidak ada rasa takut akan banyaknya petugas yang berjaga di area Bandara, menunjukan jika tersangka sudah sangat terlatih, apalagi ketika diperiksa dan diraba petugas saat curiga melihat ada benjolan dibadannya sempat dibilang hanya makanan saja dengan menjawab begitu enteng yang terlontar dari mulut Dia kepada petugas.

“ M sepertinya mencoba memanfaatkan moment liburan dan kelengahan petugas, namun mesin X-Rey yang dilewatinya langsung berbunyi sehingga menjadi perhatian dan dengan sigap petugas langsung memeriksanya dan mengamankannya, “ungkapnya.

Dari pengakuan M yang disampaikan kepada petugas Avsec, M beralamat di Dusun II Ujung Pandang Rt/RW 003/002 Kabupaten Kampar dan pernah bekerja di tempat pembudidayaan Ayam yang bertempat di Bengkong Batam dan menjalankan bisnis sabu tersebut hanya sebatas kurir yang disuruh dengan imbalan upah yang dijanjikan oleh seseorang.

“ Dari pengakuannya, Ia pernah bekerja di Pembudidayaan Ayam di Bengkong Batam dan sebatas sebagai kurir sabu saja, atas suruhan orang dengan imbalan upah, sedangkan barang sabu tersebut diambilnya dari seseorang yang berada di Barelang Batam, “ lanjutnya.

Saat ini M dan barang bukti di amankan petugas Polsek Bandara usai dilakukan pemeriksaan petugas Avsec Bandara, yang selanjutnya di bawa ke Poltabes Barelang Batam guna tindak lanjut berikutnya. (RDN)

TINGGALKAN BALASAN