Dua Maling Pembobol Rumah Kosong Di Bekuk Aparat

Batam, Semarak.News – Aparat kepolisian Polsek Batam Kota berhasil membekuk dua tersangka maling pembobol rumah kosong yang saat kejadian ditinggal pergi oleh pemiliknya dengan menggondol semua harta berharga milik korban.

Penangkapan kedua tersangka berdasarkan laporan LP-B/232/III/2017/Kepri/ Res/SPK-Polsek Batam Kota, Tgl 25 Maret 2017, pukul 15.10 wib, TKP & Waktu Kejadian Di Perum. Orchid Park Blok C-2 No. 147 Kec. Batam Kota atas nama pelapor Fendy, yang beralamat di Tjg Batu Kundur / 28 Desember 1970, Laki-laki, Budha, Swasta, Perum. Orchid Park Blok C-2 No. 147 Kec. Batam Kota -Kota Batam, aparat Polsek Batam Kota.

Adapun tersangka yg diamankanYustinus Waruwu
Aektolang (Sumut) lahir 30 Juni 1983, Laki-laki, Kristen Katholik, tidak ada pekerjaan (Mantan anggota TNI AD), SMA (tamat) dan beralamat di Ruli Simpang Dam kec. Sei Beduk dengan rekannya yang bernama Rudianti Bin A Als Aheng, laki-laki, Bengkalis lahir 26 Juni 1979, usia (37 th), Islam, Buruh Bangunan, SD Kelas 3 (tidak tamat), dengan alamat Perum. Cahaya Garden Blok F No. 03 Bengkong.

Menurut Kapolsek Batam Kota Kompol Arwin di kantornya, jumat (14/04/17) mengatakan, kronologis kejadian /penangkapan berawal pada hari Jumat tanggal 24 Maret 2017 sekira pukul 11.10 WIB pelapor keluar rumah dan ingin pergi ke Tanjung Batu dan sebelum pergi pelapor meninggalkan rumahnya dalam keadaan semua jendela dan pintu tertutup dan terkunci, selanjutnya pada hari Sabtu tanggal 25 Maret 2017 sekira pukul 15.10 WIB Ketika pulang ke rumah dan membuka pintu pada saat itu pelapor melihat barang-barang yang berada dalam rumah sudah berantakan kemudian pelapor naik ke lantai dan melihat plafon dan atap rumah sudah rusak setelah di cek ternyata pelaku telah mengambil barang-barang milik pelapor berupa laptop, jam tangan, cincin emas, kamera, uang tunai $sing 1760 dan RM 680, Rp. 2.400.00, lalu pada hari Selasa tanggal 28 Maret 2017 sekira pukul 15.00 WIB diterima informasi bahwa pelaku ingin menukarkan uang Dollar Singapura di salah satu Money Change yang berada di Nagoya dan saat itu anggota opsnal Polsek Batam Kota langsung menuju Money change tersebut kemudian dilakukan penangkapan terhadap tersangka Berikut barang bukti namun salah satu pelaku berhasil kabur atas nama RUDIANTO alias AHENG.

“Dari hasil pengembangan yang dilakukan aparat polsek Batam Kota, pada hari Kamis tgl 06 April 2017 diketahui keberadaan AHENG di Medan sehingga dilakukan pengejaran oleh anggota Opsnal Polsek Batam Kota ke Medan dan pada hari Senin tgl 10 Januari 2017 AHENG berhasil ditangkap dan kemudian dibawa ke Batam lalu dilakukan pengembangan terhadap barang hasil kejahatan dan diperoleh 3 unit laptop dan 1 unit kamera berikut barang bukti dibawa ke Polsek Batam Kota untuk proses penyidikan lebih lanjut, ” papar Erwin.

Barang Bukti yg diamankan berupa uang dollar Singapore $sing 1500, RM 400, Rp. 1.000.000, 1 (satu) Buah Linggis, 1 (satu) Buah Martil, 1 (satu) Buah Kalung emas, 3 (tiga) Unit Laptop berbagai merk dan jenis, dan 1 (satu) unit Kamera.

Dari kedua tersangka akan dijerat
Pasal 363 Ayat 1 ke 4 dan ke 5 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 7 (tujuh) tahun, “pungkasnya. (RDN)

TINGGALKAN BALASAN