Basecamp.

“Sudahlah Kai hentikan.. Kau sudah ada bakat buat dance, tak perlulah berlatih sekeras itu..” Krystal berjalan dan mematikan musik yang di mainkan di laptop Kai.

“Hehehe aku harus lolos SM Global Audition 2014 Krys, nyalakan lagi. Kau kan aku ajak ke basecamp ini buat nemani aku latihan dance hehehe”

Krystal pura-pura tak mendengar dan segera duduk di tempat duduknya lagi sambil memasang headset.

“Kau berisik Kai” ujar Krystal ketus.

“Ini cita-cita ku dari awal Krys, aku harus  jadi trainee di SM biar bisa ketemu sama Yoona SNSD dan jadi artis Hallyu, kau tahu sendirikan sekarang K-Pop sedang mendunia” Kai berjalan lagi dan mulai menyalakan musik di laptopnya.

“Editan musikku belum selesai, dan aku juga masih butuh tambahan gerakan dance lagi, kau punya ide?”

“Krys?”  Tak mendengar jawaban dari Krystal, Kai segera membalikkan badan dan menepuk jidatnya karena melihat Krystal sedang menggunakan headset sambil menutup matanya.

Kai lalu mengampiri Krystal dan mengambil salah satu headset dari telinganya lalu mendekatkan wajahnya ke telinga Krystal.

“Lihatlah lucunya sahabatku ini, sangat menikmati lagu ballad kah sampai kau tutup matamu?” kata Kai sambil berbisik lembut.

Krystal yang kaget sontak langsung membuka matanya dan menengok pada wajah Kai. Jarak antara wajah Kai dan Krystal hanya 5cm sekarang. Kai lalu tersenyum nakal dan Krystal segera memukul kepala Kai keras.

“YAA! Kai! Kau mau menciumku HA?”

“HUAHAHAHAHAAHAHAHA” Kai lalu tertawa terbahak-bahak, kedua tangannya memegang perutnya.

“Kau lucu sekali Krys! Hahaha ekspresimu itu tak berubah bahkan sejak kau berumur 6 tahun!”

“Hei kejahilanmu itu juga hilangkan, sudah dari kecil kita bersahabat dan kau masih tega berbuat seperti itu padaku?” Krystal mengamuk, padahal dalam hatinya dia senang.

“Makanya dengarkan aku bicara Krys.. Bagaimana kau ada ide gerakan?”

“Mengapa kau menanyaiku? Emang aku tahu apa soal dance? Kalau kau menanyaiku tentang bahasa inggris aku akan mengerti”

“Hahaha oh iya ya! Eh by the way aku ada tugas bahasa inggris kejain ya Krys.. please.. daripada kau nganggur nunggu aku selesai latihan dance”

“Hm.. ya udah deh, memangnya tugas apa Kai?”

“Disuruh mbuat cerpen berdasarkan pengalaman pribadi tapi dalam bahasa inggris”

“Oh tugas itu? Aku udah dikumpulkan kemarin”

“Iyalah kelasmu kan ada pelajarannya kemarin, sedangkan aku besok, nih kerjain” Kata Kai sambil mengambil buku dan pensil dari dalam tasnya.

“Mau cerita tentang apa kau? Persahabatan kita?”

“Nggak, tentang cewek yang aku suka. Aku cerita sambil ngedance aja ya, kau terjemahin.. dasar kamus berjalan..”

Krystal hanya terdiam membisu sambil menerima buku dan pensil milik Kai, hampir saja buku itu jatuh.

“Jadi gini Krys..  nama perempuan itu Minah.. aku pertama kali ketemu sama dia itu udah 3 tahun lalu, waktu kelas X di perpustakaan, waktu itu dia mbaca buku ensiklopedia, lalu……. (blablabla)…..”

“Hey Krys! dengerin nggak sih?”

Krystal langsung panik, dia mencoba mengingat semua perkataan Kai

“Iya item! Kau pertama kali bertemu waktu di perpustakaan kan?”

“Ok, terus?” Kai lalu berhenti dance dan segera menuju ke tempat duduk Krystal.

“Ya terus.. intinya, dia mbaca buku ensiklopedia.. terus kau nggak berani buat kenalan kan? Akhirnya sms-an nyamar jadi orang lain. Dasar ya Kai kau memang lelaki cemen! ”

“Ya betul hahaha lanjutin ya nerjemahinnya, tapi ini kisah belum selesai” Kata Kai sambil membersihkan keringatnya dengan handuk yang langsung membuat jantung Krystal memompa darahnya lebih cepat.

“Hah be-lum se-le-sai?” Krystal tergagap

“ Terusin ya, nah nanti malam aku mau nunjukin ke dia kalau orang yang nyamar sms-an sama dia itu adalah aku, aku nanti mau ketemuan sama dia”

“Ohh—- gitu”

“Menurutmu aku harus mbawa apa? Mawar? Coklat? Boneka?”

“Bawa saja semuanya, semua perempuan menyukai itu”

“Wah benar juga kau! Eh iya kau pikir aku juga tidak tahu kalau kau menyukai Chanyeol?”

“Hah Chanyeol? Teman sekelasku itu?”

“Iya siapa lagi”

“Tidak, kami hanya bersahabat, dia sahabatku dari kelas X”

“Bohong. Mana ada laki-laki dan perempuan bersahabat baik. Mustahil itu. Pasti akan ada perasaan suka di antara keduanya”

Hening.

Krystal mulai mengepalkan telapak tangannya. Bagaimana mungkin Kai bilang tidak ada hubungan persahabatan antara laki-laki dan perempuan sementara mereka……

“Aku mau pulang”

“Loh jangan marah dong Krys, iya deh iya aku nggak akan njodoh-njodohin kau dengan Chanyeol lagi”

Tapi bujukan Kai tidak berpengaruh, keputusan Krystal sudah bulat. Krystal masih terus berjalan meninggalkan basecamp.

“Oh iya Krys! Bukuku!”

Krystal lalu melemparkan buku itu di lantai, dan segera pergi. Kai lalu membolak – balik bukunya.

“Krys! Dimana kau menulisnya? Bukankan kau sudah menyelesaikan semu——-“

Kai mematung ketika dia tak bisa menemukan apa-apa di buku itu. Tidak ada cerita tentang Minah sama sekali. Tidak ada hasil percakapan mereka sejak kurang lebih satu jam sepuluh menit yang lalu.

Kecuali sebuah tulisan kecil di sudut halaman terakhir…

“Apa kau sebodoh itu sampai harus meminta orang yang menyukaimu sejak kecil untuk membuat cerita tentang kau dan perempuan yang kau suka?”

 

                                                         ***

 

Kata orang, tidak ada persahabatan antara laki-laki dan perempuan, persahabatan antara laki-laki dan perempuan itu mustahil. 

 

Inspired by : Reply 1997

Penulis : Syarifa Widyandari

TINGGALKAN BALASAN