Penumpang Telantar Akibat Aksi Mogok Angkot di Kabupaten Bogor

aksi mogok supir angkot di kabupaten bogor

BOGOR, Semarak.news – Angkot-angkot di kota Bogor melakukan aksi mogok kerja. Aksi mogok ini berakibat pada terlantarnya para penumpang yang hendak kembali ke rumah mereka masing-masing, khususnya pelajar yang tidak membawa kendaraan pribadi.  Puluhan pekerja yang hendak pulang terlantar di Jalan Raya Bogor – Jakarta, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Senin (20/3/2017) sampai dengan pukul 21.40 WIB, aksi mogok ini masih berlanjut dan mengakibatkan para pekerja yang ingin kembali ke rumah mereka terlihat kebingungan untuk pulang karena tidak ada lagi angkot yang melintas di sepanjang Jalan Raya Bogor.

Sejumlah angkot di kabupaten bogor ini mogok beroperasi karena tidak setuju nya mereka akan kehadiran aplikasi angkutan lain yang mengambil penumpang mereka. Supir angkot di kota Bogor ini resah karena banyak warga yang menginginkan perjalanan praktis serta murah.

Seorang penumpang yang sedang hamil pun diturunkan di tengah jalan. Deden (35) warga Bogor Barat terpaksa harus izin pulang mendahului karena menjemput istrinya. “Istri saya tadi telepon, kata istri saya dia diturunkan di Simpang Citeureup. Istri saya sedang mengandung, jadi saya izin untuk mendahului pulang,” saat di temui di Jalan Raya Bogor, Jakarta.

Carla, seorang pekerja garmen di Sukaraja, merasakan hal yang serupa. Ningsih mengaku dipaksa turun oleh supir angkot yang sedang mogok di tengah jalan. “saya tadi naik angkot T 05 (Bogor-Citeureup) lalu di berhentikan oleh supir angkot yang sedang melakukan aksi mogok dan di suruh turun,” Tutur Carla.

Aksi mogok dari sejumlah trayek angkot di wilayah Kabupaten Bogor melakukan aksi mogok beroprasi sejak siang tadi. Aksi ini sebagai bentuk penolakan keberadaan transportasi online yang dinilai merugikan mereka.

(ASP)

TINGGALKAN BALASAN