Pasukan Orange : Jadi Sopir Truk Sampah Enak!

Pasukan Orange Jakarta (foto: semarak.news)

Jakarta, Semarak.news – Olimpian Tri Ariesta atau akrab disapa Tri sudah bergabung dengan Pasukan Orange dibawah kendali Dinas Kebersihan Kecamatan Kemayoran sejak Januari 2016. Wanita kelahiran Purworejo 25 tahun silam ini menjadi satu-satunya sopir truk perempuan di Kecamatan Kemayoran.

Olimpian Tri Ariesta, Sopir Truk Wanita Dinas Kebersihan DKI Jakarta (foto: Qlue)

Tri mengakui bekerja di bidang yang jauh dari kesan feminim dan dikelilingi banyak pria tidak membuatnya gengsi.

“Saya merasa nyaman kok. Enak jadi sopir truk. Sejak kelas 2 SMP saya sudah bisa nyetir mobil di kampung. Lulus SMA saya belajar nyetir bus. Ya awalnya jadi kenek dulu, baru setelah itu saya bisa jadi sopir Bus Damri trayek Jakarta-Purworejo” tuturnya.

Tahun 2015, Tri ingin mencari pengalaman baru dengan mendaftar sebagai petugas Pelayanan Terpadu Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di kawasan Cipinang. Menurut Tri, gaji PPSU lebih besar dibandingkan dengan gaji sopir bus. Tak disangka, menjadi anggota PPSU cukup berat, ia harus masuk ke dalam gorong-gorong untuk membersihkan sampah. Tidak puas dengan pekerjaannya, Tri kemudian melamar menjadi sopir truk sampah.

PPSU atau “Pasukan Orange” (foto : Dinas LH Cipayung)

“Awalnya sih diragukan, soalnya saya perempuan. Tapi setelah lulus tes, saya langsung diterima. Setiap bulan gaji saya Rp. 3,1 juta. Ternyata enakan bawa truk sampah, enggak ada penumpang yang rewel” candanya.

TINGGALKAN BALASAN