Final Piala Presiden 2017 Diwarnai Kerusuhan Suporter

Ratusan suporter anarkis pada laga final Piala Presiden diamankan polisi. [Foto: Kriminalitas.com]

Bogor, Semarak.news – Laga pamungkas Piala Presiden yang mempertemukan Arema FC dan Pusamania Borneo FC sempat berlangsung ricuh, tadi malam (13/3). Dalam laga final yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, banyak suporter yang tidak mendapatkan tiket masuk karena keterbatasan kapasitas tribun Stadion.

Penjagaan yang dilakukan aparat kepolisian sempat mendapat lemparan botol dari oknum suporter yang kecewa tidak mendapat tiket masuk. Aksi tersebut terjadi di Pintu 3 dan 4 Stadion Pakansari. Sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara polisi dengan suporter yang diduga sebagai dalang kerusuhan.

Tak berselang lama, suporter yang mengenakan atribut Aremania mencoba memaksa masuk dari pintu 5 Stadion. Aksi mereka pun sempat mendapat tembakan gas air mata petugas kepolisian. Selanjutnya ratusan suporter anarkis diamankan oleh Polisi.

Dunia sepakbola tanah air memang memiliki kekurangan dari kapasitas stadion, terlebih jika laga final. Kurangnya kursi penonton harus diimbangi dengan pengadaan layar di beberapa titik di luar stadion guna sarana menonton tim kesayangan dari suporter yang telah kehabisan tiket. (SAM)

TINGGALKAN BALASAN