Dispar NTB Gandeng PKK NTB Bina Desa Wisata Canangkan Sapta Pesona

Mataram, Semarak.News – Dinas Pariwisata NTB bersinergi bersama Penggerak PKK Provinsi NTB terus berusaha meningkatkan pelayanan dan kenyamanan para wisatawan. Pembenahan dalam penataan pariwisata terus dilakukan, salah satunya dengan mencanangkan penerapan sapta pesona pada sejumlah desa wisata yang tersebar di provinsi NTB.

Dalam acara bertajuk Aksi Cipta Sapta Pesona Dinas Pariwisata Provinsi NTB dan Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, Minggu (29/01/2017), di Desa Suranadi. Para pedagang sate bulayak yang menempati lokasi pusat wisata kuliner diajak untuk berbenah dalam hal pelayanan menjamu tamu dan menjaga kebersihan lingkungan sekaligus kehiegenisan makanan yang dijual.

Desa Suranadi menjadi lokasi pertama pembinaan cipta pesona karena merupakan destinasi wisata yang sudah siap dan  sudah memiliki branding, dimana pengunjung ke Suranadi makin hari makin meningkat.

“Suranadi merupakan lokasi wisata kuliner yang sudah punya branding dan harus menerapkan prinsip sapta pesona, pelayanan yang ramah dan makanan yang harus dijaga agar tetap bersih”, papar Faozal, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB.

Nantinya akan ada 24 desa wisata yang tersebar di provinsi NTB yang akan diberikan pembinaan serupa untuk mencanangkan sapta pesona. Dinas Pariwisata Provinsi NTB menggandeng Tim penggerak PKK Provinsi NTB untu penyuluhan dan pembinaan sapta pesona ini dengan alasan karena lebih memudahkan jika ibu-ibu yang langsung terjun untuk menjalin komunikasi dengan para pedagang yang mayoritas memang perempuan.

Di Suranadi sendiri ada 2 kelompok yang beranggotan 6 – 7 orang yang diberikan kucuran bantuan uang 5 juta rupiah untuk dikelola oleh masing-masing kelompok yang nantinya uang tersebut tetap berputar di dalam kelompok itu sendiri tanpa adanya hutang piutang.

Wakil Ketua Tim penggerak PKK Provinsi NTB, Hj. Syamsiah Muh. Amin juga memberikan saran kepada para pedagang untuk menjaga penampilan mereka. Bantuan berupa peralatan untuk menunjang para pedagang berjualan juga diberikan, yaitu terdiri atas celemek, bakul, alat pemanggang sate dan kipas.

“Total anggaran dana yang akan dikucurkan untuk program sapta pesona ini 24 desa wisata yang tersebar di seluruh provinsi NTB ini sekitar 200 juta rupiah”, tutup Faozal.

Dengan menciptakan sapta pesona pada setiap destinasi wisata diharapkan akan mendatangkan wisatawan yang lebih banyak dengan pelayanan yang aman, ramah dan bersih. (dee)

TINGGALKAN BALASAN