Total Kredit Perbankan Indonesia Capai Rp 4.402 Triliun

Ilustrasi Bank Indonesia [sumber: flickr.com]

Jakarta, Semarak.News – Bank Indonesia (BI) telah melaporkan data perbankan melalui uang beredar yang terbit 31 Januari 2017. Mengutip data tersebut, perbankan membukukan kredit perbankan sebesar Rp 4.402 triliun pada akhir Desember 2016. Secara year-on-year (y-o-y) tumbuh 7,81% dibandingkan posisi Rp 4.083,2 triliun pada akhir Desember 2015.

Total kredit tersebut terdiri dari kredit investasi senilai Rp 1.114,9 triliun per Desember 2016. Secara y-o-y tumbuh 8,68% dibandingkan posisi Rp 1.025,1 triliun per Desember 2015. Kemudian, kredit modal kerja senilai Rp 2.042,2 triliun per Desember 2016 atau tumbuh 6,68% dibandingkan posisi Rp 1.914,3 triliun per Desember 2015.

Sedangkan kredit konsumsi tercatat tumbuh paling tinggi dibandingkan kredit investasi dan kredit modal kerja yaitu tumbuh 8,83%. Kredit Konsumsi yang disalurkan menjadi Rp 1.244,9 triliun per Desember 2016 dibandingkan posisi Rp 1.143,8 triliun per Desember 2015.

Pada akhir tahun 2016 lalu, dana pihak ketiga (DPK) tumbuh sejajar dengan kredit. BI mencatat DPK tumbuh 9,52% menjadi Rp 4.748,2 triliun per Desember 2016 dibandingkan posisi Rp 4.335 triliun per Desember 2015.

Giro dan Deposito

Giro sendiri tumbuh 13,66% menjadi Rp 1.065,1 triliun per Desember 2016 dari posisi Rp 937,1 triliun per Desember 2015, untuk tabungan tumbuh 11,19% menjadi Rp 1.569,2 triliun per Desember 2016 dibandingkan posisi Rp 1.411,6 triliun per Desember 2015. Sedangkan untuk deposito hanya tumbuh 6,39% menjadi Rp 2.119,3 triliun per Desember 2016 dibandingkan posisi Rp 1.986,6 triliun per Desember 2015. (DSP/KNTN)

TINGGALKAN BALASAN