Polisi Periksa Sylviana Murni Terkait Dugaan Korupsi Bansos

Sylviana Murni Berikan Klarifikasi Dugaan Korupsi Dana Bansos

Jakarta, Semarak.News- Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Kadiv Humas Mabes Polri, Boy Rafli Amar menerangkan bahwa calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sylviana Murni telah menjalani pemeriksaan terkait dugaan korupsi dana bantuan sosial Kwarda DKI Jakarta tahun 2014.

Berdasarkan kesaksian Sylvi, dana yang diterima Kwarda DKI Jakarta pada tahun 2014 bukanlah dana bantuan sosial melainkan dana hibah APBD dari Pemprov DKI Jakarta. Namun kepolisian tidak langsung menyimpulkan tindak pidana korupsi pada kasus tersebut. Kepolisian masih mencari apakah terdapat kerugian negara, perbuatan melawan hukum, atau memperkaya diri sendiri atau orang lain, sebelum bisa menyimpulkan apakah ada tindak korupsi atau tidak.

Sylvi sendiri menerangkan bahwa dana hibah tersebut berdasarkan SK Gubernur nomor 235 tanggal 14 Februari 2014 yang ditandatangani saat itu oleh Gubernur Jokowi.

“Di sini ada kekeliruan yaitu tentang pengelolaan dana bansos Pemprov DKI Jakarta, padahal itu bukan dana bansos, tetapi ini adalah dana hibah,” kata Sylvi setelah diperiksa di Gedung Ombudsman RI, Jakarta.

Dalam SK tersebut disebutkan bahwa biaya operasional Kwarda Gerakan Pramuka DKI Jakarta tahun 2013-2014 dibebankan pada dana hibah APBD Pemprov DKI Jakarta sebesar Rp. 6,8 miliar [DZ]

 

 

TINGGALKAN BALASAN