Gerakan Buruh Pembela Kendeng Nyatakan Sikap Tolak Pabrik Semen

Ribuan masa Tolak Pabrik Semen Rembang di Gubernuran Jawa Tengah (17/1)

Semarang, Semarak.news – Sejumlah organisasi buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Pembela Kendeng (GBPK) sepakat untuk turut serta  mengawal Kasus Pendirian Pabrik Semen yang terjadi di Pegunungan Kendeng, Selasa (17/1).

Aksi ini didasari adanya Izin Lingkungan baru bagi Pabrik Semen Indonesia di Rembang yang dibentuk tanpa sepengetahuan masyarakat oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Sebelumnya, putusan Mahkamah Agung Nomor 99 PK/TUN/2016 tertanggal 5 Oktober 2016, memenangkan gugatan warga, dengan menyatakan pembatalan Izin Lingkungan PT Semen Indonesia di Rembang dan memerintahkan Gubernur Jawa Tengah untuk mencabutnya.

“Saya prihatin ketika ada yang mengatasnamakan aliansi buruh namun tidak menyertakan organisasi buruh mana yang mendukung pendirian pabrik semen tersebut. Kami disini hadir untuk menegaskan sikap bahwasanya buruh menolak pendirian pabrik semen di Rembang dan buruh mendukung penuh Petani Kendeng dalam menyelamatkan kelestarian Pegunungan Kendeng,” ungkap Karmanto selaku Koordinator GPBK seperti dikutip dari Jatengku.com

GBPK mendesak Ganjar Pranowo untuk melaksanakan Putusan MA dan mencabut Ijin Lingkungan Tambang di Pegunungan Kendeng berikut aktivitasnya yang mengakibatkan kerusakan lingkungan serta berdampak pada warga sekitar yang memiliki matapencaharian utama sebagai petani. (BIP)

TINGGALKAN BALASAN