Dua Jam Listrik Mati, Pelayanan Jasa Bandara Hang Nadim Beralih Ke System Manual

Batam, Semarak.News – Pemadaman listrik PLN selama dua jam lebih dari mulai pukul 06.20-08.35 WIB yang terjadi di hampir setiap sudut Batam, akibat adanya gangguan Sistem Transmisi 150KV Batam-Bintan berakibat terhadap pelayanan terhadap para penumpang yang akan menggunakan jasa penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam, Senin (02/01/16).

Menurut General Manager Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso mengatakan, pemadaman arus suplay listrik PLN tersebut diakibatkan adanya gangguan transmisi akibat di sambar petir, dimana sejak subuh tadi pagi hujan lebat disertai petir terjadi di langit Batam. Pelayanan sementara, selama listrik masih padam, dialihkan dengan menggunakan sistem manual.

Bandara Hang Nadim sendiri juga memiliki genset, namun hanya mampu mengoperasikan dalam skala prioritas saja yaitu, dari empat (4) genset hanya dua yang dihidupkan dan 2 lagi untuk cadangan. Adapun dari 2 genset yang dihidupkan ,memiliki skala kapasitas 770 KCA dan 800 KCA dengan kemampuan mencukupi suplai listrik di titik keselamatan dan pelayanan penumpang, seperti tower, runway lighting, sebagian tempat check in dan sebagian petunjuk arah dan tempat yang dianggap rawan untuk pelayanan fasilitas pelayanan umum.

Dari pantauan di lapangan, antrian panjang dan waktu cek in tidak berpengaruh pada pelayanan, karena Bandara Hang Nadim Batam sendiri telah menyediakan beberapa counter yaitu, untuk counter maskapai Garuda Indonesia ada empat counter, Lion Air 10 Counter, Sriwijaya Air 3 Counter.

“Guna memberikan pelayanan yang maksimal kepada para penumpang dari rasa kekuatiran akibat padamnya listrik ini, dari management Bandara Hang Nadim Batam juga memberikan himbauan agar para penumpang untuk tetap tertib agar memudahkan petugas bekerja dengan maksimal,“ pungkas Suwarso ketika sedang melakukan tinjauannya di counter pelayanan penumpang. (IKA)

TINGGALKAN BALASAN