Ditreskrimsus Polda Kepri Gagalkan Pengiriman Handphone Ilegal di Batam

Ilustrasi HP Xiaomi [sumber: 3.bp.blogspot.com]

Batam, Semarak.News – Direktorat Kriminal Khusus Polda Kepri gagalkan pengiriman handphone ilegal di Lubuk Baja, Kota Batam. Hari jum’at (2/12) sekitar pukul 14.30 WIB, dilakukan penangkapan di Kantor PT. TJ Komplek Srijaya Abadi, Lubuk Baja, Kota Batam dengan dugaan memperdagangkan, memasukkan perangkat telekomunikasi dari luar Indonesia tanpa dilengkapi label berbahasa Indonesia dan tidak sesuai dengan persyaratan teknis.

Dari hasil penangkapan yang dilakukan oleh polisi, didapati 398 unit handphone merk Xiaomi dengan berbagai jenis tipe yang tidak memiliki label berbahasa Indonesia dan handphone yang tidak sesuai dengan persyaratan teknis. Pemilik dari perangkat telekomunikasi tersebut adalah PT TJ dengan identitas pemilik yang berinisial HR, selaku Direktur Perusahaan.

Setelah dilakukan interogasi dengan saksi, didapati keterangan bahwa perangkat telekomunikasi tersebut berasal dari China. Pemesanan dilakukan dengan cara awalnya saksi berangkat ke China kemudian berkomunikasi melalui telepon. Modus operandi yang dilakukan pelaku yaitu barang bukti tersebut berasal dari China dikirim ke Batam melalui Singapura.

Berdasarakan keterangan tersebut, penyidik Ditreskrimsus Polda Kepri menerapkan dugaan tindak pidana Pasal 104 Jo Pasal 6 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2014 tentang perdagangan dan/atau Pasal 52 Jo Pasal 32 ayat (1) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi. Polisi masih menyelidiki kasus ini dan berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan dan Telekomunikasi. (RDN)

TINGGALKAN BALASAN