Gerakan Buruh Se-Sulsel Demo Dan Gugat PP 78/2015

Makassar, Semarak.News - Ratusan pekerja dari Serikat buruh se-Sulsel melakukan demonstrasi besar-besaran dengan melakukan mobile dan orasi di beberapa titik di Kota Makassar, Senin (28/11/16) hari ini.

Makassar, Semarak.News – Ratusan pekerja dari Serikat buruh se-Sulsel melakukan demonstrasi besar-besaran dengan melakukan mobile dan orasi di beberapa titik di Kota Makassar, Senin (28/11/16) hari ini.

Aksi tersebut diikuti oleh beberapa serikat buruh yang ada di Sulsel diantaranya SPSI, KSPI, KSBSI, KSPSI, GSBMI, GSBM, SPN, KAHUTINDO dan SBSI, yang menamakan diri Gabungan Serikat Buruh Sulsel atau GBS dipimpin oleh ketua GSBMI, Agus Toding sebagai Jenral Lapangan.

Demonstrasi dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap PP 78 tahun 2015 tentang pengupahan yang dirasa merugikan kaum pekerja, selain mengangkat isu tersebut, demonstran juga menyampaikan beberapa tuntutan lain, diantaranya, adili pelaku kejahatan ketenagakerjaan, penghapusan outsourching, stop union busting, penetapan regulasi perlindungan pekerja rumah tangga, stop pelaku kejahatan terhadap anak, adili oknum pngawas dan mediator ketenagakerjaan yang nakal.

Massa serikat buruh tersebut berkumpul dan melakukan orasi di Monumen Mandala Jl. Jendral Sudirman pada pukul 10.00 Wita. Kemudian pada pukul 11.00 Wita, massa serikat pekerja tersebut bergeser ke depan Gedung DPRD, Jl. Urip Sumohardjo untuk kemudian berorasi dan menyampaikan tuntutan. Tuntutan pekerja tersebut di tanggapi oleh Ketua Komisi E DPRD Sulsel bagian ketenaga kerjaan, Marzuki Wadeng yang mengatakan akan menindaklanjuti tuntutan pekerja.

Kemudian dilakukan rapat antara perwakilan demonstran dan Pemda di DPRD Sulsel yang hasilnya, akan dibentuk tim untuk menindaklanjuti tuntutan pencabutan PP 78/2015 tersebut. (HN)


 

TINGGALKAN BALASAN