KSPI Sulut: Tolak Aksi Mogok Masal

Tommy Sampelan, Ketua KSPI Sulut

Manado, Semarak.news – KSPI (Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) Sulut menolak himbauan dari pusat untuk mengikuti kegiatan mogok kerja bersama, hal ini disampaikan oleh ketua KSPI Sulut, Tommy Sampelan dalam dialog koordinasi dan sinergitas pelaksanaan keamanan dan ketertiban yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah Provinsi Sulut bersama Forum Koordinasi Pimpian Daerah (Forkopimda) di Kantor Gubernur Sulut, Kamis (24/11). Alasan penolakan KSPI Sulut atas seruan KSPI pusat untuk mogok masal pada tanggal 25 November 2016 karena KSPI Sulut lebih berorientasi kepada terciptanya keamanan dan ketertiban sehingga perekonomian masyarakat terus dapat berlangsung dan roda pembangunan lebih berkembang. Disamping itu, alasan mogok masal dirasa kurang tepat dan tidak berorientasi kepada kepentingan buruh apalagi bila dihubungkan dengan situasi dan moment yang ada di Jakarta pada tanggal 2 Desember 2016 mendatang.

“Meskipun KSPI Sulut di instruksikan dari pusat untuk melakukan mogok bersama, akan tetapi KSPI Sulut sepakat untuk tidak melakukan aksi tersebut demi tercapainya keamanan”, ujar Sampelan.

Dari pernyataan yang disampaikan Sampelan untuk menolak aksi mogok, menunjukkan bahwa Provinsi Sulut didukung oleh seluruh elemen dalam membangun perekonomian, baik dalam skala regional maupun internasional. Tommy menilai upaya yang dilakukan oleh KSPI pusat untuk ikut bergabung dalam aksi mogok itu, kurang berdampak pada kesejahteraan buruh.

Kegiatan dialog koordinasi dan sinergi pelaksanaan dan ketertiban ini juga dihadiri tokoh buruh lain dari KSBSI. (DK)

TINGGALKAN BALASAN