Konflik Agraria Petani dengan Perusahaan, Petani Desak Cabut Izin PT LNK Kepong

Suriono (Ketua DPC SPI Langkat) beserta Zubaidah (Ketua DPW SPI Sumut) Sedang Konferensi Pers

Medan, Semarak.news – Akibat konflik agraria antara petani dengan PT LNK Kepong Kebun Gohor Lama pada Jumat (18/11) lahan yang diperjuangkan petani anggota SPI Basis Desa Mekar Jaya seluas 554 ha digusur oleh pihak keamanan yang terdiri dari Polisi Brimob, TNI, Pamswakarsa dan Satpol PP. Buntut dari pengrusakan tersebut jatuh korban dari pihak petani. Samapi saat ini (21/11) masih terjadi penggusuran di lokasi.

“Kita perjuangkan lahan itu sebab lahan itu merupakan lahan yang dibuka oleh masyarakat setempat dan sampai sekarang orang tua kita yang dulunya ikut membuka kawasan hutan masih hidup, artinya bahwa kita punya dasar sejarah kuat untuk memperjuangkan lahan itu.” kata Ketua DPC SPI Langkat, Suriono. “Mulanya tahun 1947 lahan itu dibuka dan dijadikan perkampungan, pada tahun 1974 kamung dan lahan pertanian orang tua kita digusur dan dijadikan perkebunan kelapa sawit dan karet PNP 2. Setelah digusur waktu itu semau warga berpindah tempat ke desa sekitar dan bahkan ada yang keluar kota, sejak 1998 kita memulai menunut kembali lahan kita untuk dikembalikan.” terang Suriono.

Suriono kembali menegaskan, “Pada tahun 2003 kita sudah mendapatkan kejadian seperti hari ini, kita digusur dan 3 petani kita ditangap pada saat itu. Tahun 2009 sejak operasional PTPN II diambil PT LNK Kepong sudah mulai proses intimidasi terjadi kepada petani”. “Berulang kali kita medorong proses penyelesaian kasus ini ke tingkat Pemerintah baik tingkat Kabupaten, Provinsi dan Nasional”, tambahnya.

Untuk mencegah penggusuran, pihak SPI berulang kali telah menjelaskan kepada pihak kepolisian bahwa warga punya dasar claim terahadap lahan. “KIta meminta kepada pemerintah dalam hal ini Badan Pertanahan Nasional untuk menyelesaikan konflik ini, tapi kita miris karena polisi lebih memilih untuk melakukan penggusuran daripada mendengar alasan itu”, terang Suriono.

Menaggapi hal tersebut Ketua DPW SPI Sumut, Zubaidah meminta agar pemerintah daerah baik kab. Langkat dan Pemrovsu untuk secepatnya turun ke lapangan melihat kondisi yang terjadi. “Hentikan segera penggusuran lahan milik anggota SPI Basis Desa Mekar Jaya yang dilakukan gabungan personel aparat keamanan dan yang paling uatam yaitu cabuti izin PT LNK Kepong”, kata Zubaidah. (RDK)

TINGGALKAN BALASAN