IYOIN Tangerang: Atasi Pendidikan Kurang Merata!

Tangerang, Semarak.News – Dalam rangka memperingati hari anak Universal yang tepat pada 20 November dan menyukseskan program Peduli Indonesia, kemarin (19/11) IYOIN LC Tanggerang berkunjung ke SDN Nalagati, Kel. Mekar Bakti Kec. Panongan, Kab Tangerang, Banten.Eksekutif Direktur LC Tanggerang mengatakan, “sebagai NGO yang salah satu fokusnya dibidang pendidikan, ini adalah salah satu program kita yang fokus dibidang pendidikan, disisilain kegiatan ini kita adakan untuk memperingati hari anak universal yang bertepatan besok pada hari minggu”.

Murid SDN Nalagati dan IYOIN (semarak.news)
Murid SDN Nalagati dan IYOIN (semarak.news)

Kegiatan yang bertemakan peduli tangerang ini bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian sosial kepada sesama, memotivasi anak-anak yang kurang beruntung untuk terus melanjutkan sekolah dan menggapai cita-cita, serta untuk meningkatkan dan mempererat tali persaudaraan, dalam menyelenggarakan kegiatan ini IYOIN LC tangerang dibantu oleh relawan-relawan, yaitu relawan pengajar yang berpengalaman mengajar dan benar-benar fokus untuk mengajar, relawan fotografer, dan relawan videografer.

Kegembiraan terlihat di wajah anak-anak SDN Nalagati dalam acara tersebut. Tidak hanya melakukan program pengajaran, anak-anak tersebut juga diajak untuk bermain. Walaupun panas terik menyertai, hal tersebut tidak mengurangi semangat mereka. Mereka juga diajak untuk membuat yel-yel untuk menguatkan kekompakan dan kerjasama tim dan yel-yel terbaik diberikan hadiah berupa permen. Walaupun hadiah hanya permen namun mereka tetap antusias ketika diberikan permen. Acara tersebut diawali dengan upacara bendera dan dilanjutkan dengan kegiatan belajar mengajar berupa character building, knowledge enhancement, dan games. Tidak hanya itu, pada akhir acara siswa-siswi SDN Nalagati dibagikan buku dan alat tulis secara cuma-cuma.

Antusiasme siswi SDN Nalagati dalam acara IYOIN (semarak.news)
Antusiasme siswi SDN Nalagati dalam acara IYOIN (semarak.news)
img_9164-copy
Keterbatasan tidak akan mengalahkan kecerian mereka (semarak.news)

Terlihat sangat antusias murid-murid SDN Nalagati ini dalam melaksanakan kegiatan, “aku ingin menjadi arsitek” begitulah teriakan salah seorang murid kelas 2, walaupun dengan kondisi sekolah mereka yang terpelosok dan kurang terperhatikan namun tidak mengurungkan semangat belajar murid SDN Nalagati untuk menerima pendidikan.

Selepas melaksanakan Upacara Bendera (semarak.news)
Selepas melaksanakan Upacara Bendera (semarak.news)

Sebelumnya, Dwi mengatakan, “kegiatan ini dilakukan di daerah yang terpelosok karena kita tahu bahwa pendidikan itu kurang merata”. SDN Nalagati sendiri bisa dibilang merupakan SDN yang kurang teperhatikan, hal ini terlihat dari banyaknya fasilitas yang sudah rusak dan dibiarkan begitu saja, seperti meja, kursi, dan lain-lain. Adanya rencana relokasilah yang menyebabkan SDN ini tidak mendapat perhatian, rencana relokasi ini dimulai dari tahun 2007, namun hingga sekarang belum terlaksana.

(ALV)

 

TINGGALKAN BALASAN