IYOIN LC DEPOK : Cahaya Dari Sudut Terminal

Senyum siswa SD Master setelah acara Peduli Indonesia oleh IYOIN LC Depok, Sabtu 19 November 2016. (sumber: arsip Semarak)

Depok, Semarak.news – Tidak ada batasan untuk meraih pendidikan. Kalimat itulah yang menjadi gambaran anak-anak yang menjalani pendidikan di Sekolah Dasar Master, Depok, Jawa Barat. Sekolah yang bertempat cukup terpencil di belakang terminal Depok itu tidak selengkap dengan SD pada umumnya. Dilihat dari kondisinya SD MASTER sangat memprihatinkan. Beberapa atap dan lantai jebol, listrik dan lampu yang tersedia di tiap kelas hanya sangat kurang.

Atas dasar tersebut pada Sabtu, 19 November 2016 Indonesian Youth Opportunities in International Networking atau IYOIN mengadakan kegiatan sosial yang bertajuk “Peduli Indonesia”.  IYOIN meupakan sebuah NGO yang dibentuk oleh beberapa pemuda-pemudi Indonesia yang bertujuan untuk menjadi tempat berkumpulnya pemuda-pemudi Indonesia. Menjadi media untuk berbagi dan bersinergi demi cita-cita pemuda-pemudi Indonesia dan Negara Indonesia melalui program yang berbasis pendidikan, kepemudaan, sosial, dan jaringan internasional.

Ketua IYOIN LC Depok yang juga merupakan Presiden IYOIN se-Indonesia Bagus Winata mengatakan program Peduli Indonesia merupakan program sosial pertama yang diselenggarakan oleh IYOIN. “Program Peduli Indonesia sebenarnya sudah direncakanan dari 1 tahun yang lalu, namun baru bisa terealisasi sekarang” ucap Bagus.

pengajaran yang diberikan oleh relawan IYOIN (sumber: arsip Semarak)
pengajaran yang diberikan oleh relawan IYOIN (sumber: arsip Semarak)

Acara dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan materi memberi pengajaran kepada siswa SD Master. Senyum bahagia yang terpancar dari para siswa setelah diperkenalkan kepada kakak-kakak mentor yang ganteng dan cantik menambah riang suasana belajar dan menunjukan bahwa mereka semangat meraih pendidikan dengan segala keterbatasan.

Sekitar pukul 11.00 WIB diadakan acara lomba menulis cita-cita. Tidak sedikit dari mereka yang memiliki cita-cita mulia seperti menjadi TNI, Polisi, Guru, hingga Dokter.

Acara selesai pada pukul 12.30 WIB ditutup dengan foto bersama seluruh anggota beserta relawan IYOIN. Salah satu relawan mengatakan ini juga merupakan kali pertama mengikuti kegiatan menjadi pengajar, dan berharap dapat kembali berpatisipasi bersama IYOIN dikemudian hari.

Bagus berharap semua pengalaman yang dimiliki relawan dan anggota IYOIN dapat disalurkan kepada siswa-siswa SD Master agar mereka termotivasi untuk tetap terus belajar.

“Kedepannya program Peduli Indonesia akan kembali diadakan dalam kurun waktu satu tahun sekali” ucap Bagus

Selain Peduli Indonesia IYOIN memiliki program kerja lain seperti Indeed yaitu peserta IYOIN mendapat mentoring dari PPI, OLEC (Online Lecture), dan English Club.

( MI/DDK )

TINGGALKAN BALASAN