IYOIN Bekasi : Mimpi Anak Pinggiran

Senyum para murid SDN Sumur Batu 01 ketika kedatangan IYOIN [Sumber : Arsip Semarak]

Bekasi, Semarak.news – Pagi yang cerah di pinggiran Kota Bekasi, tak menyulitkan asa parah peraih mimpi. Ya, anak- anak SDN Sumur Batu 01 atau biasa disebut SD Subasa, menuntut ilmu. Dari senyum – senyum mereka tak menghapus harapan jika mereka merupakan calon – calon pemimpin bangsa seperti Bung Karno atau penerus pembuat pesawat seperti Pak Habibie. Dengan kondisi sekolah yang mungkin hampir tidak layak, mereka belajar dengan giat. Kebahagiaan para guru dan orang tua menjadi motivasi paling berharga dari asa anak – anak Subasa tersebut.

Pada Sabtu, 19 November 2016, IYOIN ( Indonesian Youth Opportunities in Internasional Networking ) menambah kebahagiaan untuk mereka. IYOIN meupakan sebuah NGO yang dibentuk oleh beberapa pemuda-pemudi Indonesia yang bertujuan untuk menjadi tempat berkumpulnya pemuda-pemudi Indonesia. Menjadi media untuk berbagi dan bersinergi demi cita-cita pemuda-pemudi Indonesia dan Negara Indonesia melalui program yang berbasis pendidikan, kepemudaan, sosial, dan jaringan internasional. Dengan program “Peduli Indonesia” yang diselenggarakan serentak di seluruh wilayah Indonesia merupakan program wajib yang diadakan tiap tahun untuk membantu memotivasi sekolah yang sedang mengalami keterpurukan.

Dari kondisinya, sekolah tersebut memang memperihatinkan, sebab terlihat atap yang sudah tidak tertata rapih, kayu penyangga yang sudah tak kuat untuk menopang bangunan tersebut, serta kondisi kelas yang membuat suasana belajar menjadi tidak kondusif. “Dari beberapa sekolah yang kami seleksi, SDN Sumur Batu 01 menurut kami kondisi nya sangat parah”, ujar Isti, Ketua Panitia Peduli Indonesia IYOIN LC Bekasi.

Menurut guru Agama SD tersebut menyatakan bahwa sekolah itu berdiri pada tahun 1992 dan menjadi sekolah pertama di Desa Sumur Batu. Tetapi pemerintah daerah kurang memperhatikan kondisi bangunannya sebab pihak sekolah sudah mengajukan berkali-kali proposal untuk diperbaiki tetapi baru sekarang realisasinya.

Kegiatan dimulai sekitar pukul setengah delapan, para relwan dan panitia IYOIN sudah menyapa murid kelas 1 sampai dengan 3 SD Subasa. Isti juga mengatakan tak mudah untuk mendapatkan relawan yang benar – benar loyal dan memang niat untuk mengikuti program ini.

“Kebanyakan dari kami adalah mahasiswa yang memang ingin menambah pengalaman di bidang sosial. Bagi saya program Peduli Indonesia ini sangat lah bagus untuk menambah pengalaman. Bisa dilihat ketika perekrutan relawan dan panitia banyak yang sangat antusias untuk mengikuti program ini”, tutur Afif Fajar, salah satu panitia IYOIN LC Bekasi.

Dengan riang gembira mereka pun dikenalkan dengan kakak – kakak tentor yang cantik dan ganteng yang pada pagi itu yang langsung mengadakan sebuah games. Tidak dipungkiri mereka senang dengan games tersebut. Tawa, ceria, dan penuh canda campur aduk menjadi satu, bahkan tak kala ada murid yang menangis sebab terjatuh ketika berusaha untuk memenangkan games tersebut.

Tidak lama setelah bermain cukup banyak games, murid – murid tersebut diarahkan ke kelas masing – masing untuk mendapatkan materi dari para tentor. Salah satu kelas mendapatkan materi yaitu bahasa inggris, dimana materi tersebut disajikan dengan menyelipkan sebuah fun games agar para murid antusias dalam menerima materi. Cara ini menjadi andalan, sebab para murid bisa lebih mengingat materi dan membuatnya tidak bosan.

Sekitar jam sebelas acara tersebut ditutup dengan ramah tamah panitia IYOIN dan relawan serta para guru SD Subasa yang dilanjutkan dengan foto bersama. Kepala Sekolah SD Sumur Batu berharap agar program ini bisa kembali diselenggarakan di sekolahnya, karena ini merupakan hal positif bagi semua pihak di sekolah tersebut. Isti menutur kan untuk kedepannya masih banyak program kepedulian sosial yang akan diselenggarakan oleh IYOIN.  (GIS / YP)

 

TINGGALKAN BALASAN