Pembangunan Nasional Harus Berawal dari Desa

Jakarta, Semarak.news – Diskusi terbatas bertema Pembangunan Nasional Berbasis Desa dan launching buku Membangun Desa Memperkuat Ketahanan Bangsa yang dihadiri oleh lintas pakar ekonomi pembangunan berlangsung Sabtu pagi (19/11) di Ruang Seminar, STIE Perbanas, Jakarta.

Acara tersebut menghadirkan empat pemateri yaitu Ir. Kurdinanto, Ngasiman Djoyonegoro, Drs. Hariadi, dan Dr. Asep K Ing membawakan tema masing-masing. Diskusi berlangsung menarik dan banyak pertanyaan dari para peserta. Diskusi yang dijadwalkan selesai pukul 12.00 WIB terpaksa mundur satu jam.

“Sebagai negara berkembang, Indonesia harus memulai pembangunan dari desa terlebih dahulu.” Tutur Tajuddin Noor B. dalam keynote speaking-nya.

Dalam acara tersebut, Simon, panggilan akrab Ngasiman Djoyonegoro, membagikan buku karyanya yang berjudul Membangun Desa Memperkuat Ketahanan Bangsa secara gratis kepada semua hadirin.

“Ketimpangan antara desa dan kota bisa kita lihat dari potret Indonesia pada malam hari, di mana cahaya paling terang berada di Pulau Jawa terutama Jakarta, sedangkan daerah Indonesia timur masih gelap.

Ide mengarang buku tersebut, menurut Simon, berawal dari tahun 2004 saat para pejabat desa menuntut disahkannya Undang-undang Desa. Ketika itu dirinya baru duduk di bangku kuliah semester empat.

“Bukunya sangat menarik, relevan dengan permasalahan yang dihadapi Indonesia saat ini.” Ujar Anwar Sanusi, salah satu peserta diskusi dari Bogor.

Sesuai dengan salah satu Nawa Cita yaitu membangun dari pinggiran, serta fokus pada Indonesiasentris bukan lagi Jawasentris, imbuhnya. (SAM)

TINGGALKAN BALASAN