Deklarasi Kebangsaan Lintas Agama “#National.Is.Me” Masyarakat Sulawesi Utara

Kegiatan Kebangsaan Lintas Agama di Manado

Manado, Semarak.News – Komplek GMIM Sentrum, Kec. Wanea menjadi saksi bisu dari berkobarnya semangat pemuda-pemudi lintas agama Sulawesi Utara untuk menegakan toleransi di tanah bumi nyiur melambai tersebut.

Ratusan muda-mudi dari berbagai elemen masyarakat berkumpul di Tugu Perang Dunia II, Manado, yang berada di sebelah GMIM Sentrum. Mereka berkumpul untuk mendeklarasikan Kebangsaaan Lintas Agama, sekaligus menolak isu-isu yang dapat merusak toleransi umat beragama. Dengan mengusung tema “#National.Is.Me” kegiatan tersebut menunjukkan indahnya perbedaan dengan serangkaian acara yang melibatkan setiap tokoh agama yang hadir.

Partisipasi Alumni INGAGE dalam kegiatan #National.Is.Me
Partisipasi Alumni INGAGE dalam kegiatan #National.Is.Me [Foto: Semarak.news]
“Kita sedang berperang melawan perbedaan, dan kita adalah pahlawan yang akan memenangkannya” seru penggagas acara tersebut, Feki.

Acara tersebut memang mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa, yang mana saat ini sedang diserang isu-isu intoleransi yang hendak memecah belah Indonesia. Kegiatan tersebut juga disertai aksi seribu lilin dalam rangka solidaritas terhadap wafatnya Intan Marbun pasca teror bom gereja di Samarinda. “Kami yakin dan percaya, bahwa Intan Marbun sudah berada di surganya Tuhan” ucap Rusli Umar selaku Ketua GP Ansor Manado.

Aksi 1.000 Lilin Untuk Intan [Foto: Semarak.news]
Aksi 1.000 Lilin Untuk Intan [Foto: Semarak.news]
Dengan adanya kegiatan #National.Is.Me pihak penyelenggara berharap, masyarakat Sulut dapat menjadi contoh bagi daerah Indonesia lainnya, dalam rangka penegakan toleransi antar umat beragama. Atmosfer nasionalisme begitu terasa ketika simpatisan menyanyikan lagu Bendera yang dipopulerkan oleh Band Cokelat. Teriakan dan seruan nama Indonesia berkumandang di langit Manado, seakan menunjukkan kerinduan para simpatisan akan terciptanya kedamaian di Indonesia.

“Dengarlah dunia! Kami, anak-anak kami, akan hidup dan mati di tanah tercinta Indonesia, Kami cinta Indonesia!” teriak seluruh yang hadir dalam kegiatan tersebut, pada pengucapan Deklarasi Kebangsaan. (AH)

TINGGALKAN BALASAN