Himbauan Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Banten Terkait Situasi Nasional

Banten, semarak.news- Menyikapi situasi Nasional yang terjadi akhir-akhir ini, dimana adanya kasus penistaan agama dan pengeboman gereja di Samarinda. Hal ini menyebabkan berkembangnya isu-isu SARA di masyarakat yang bertujuan memecah belah antar umat beragama.
Oleh karena itu, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Banten telah melakukan rapat kemarin (17/11), untuk menghimbau dan melakukan pernyataan sikap untuk menjaga kerukunan umat beragama di wilayahnya masing-masing.

Himbauan tersebut berisi antara lain:

  1. Menghimbau kepada seluruh umat beragama di Prov Banten untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta menghindari segala bentuk perpecahan di masyarakat dengan senantiasa memelihara kondusivitas kehidupan beragama.
  2. Mengedapankan upaya dialogis dan musyawarah mufakat dalam memecahkan setiap permasalahan kerukunan umat beragama di masyarakat demi terciptanya suasana damai dan rukun.
  3. Menghormati adanya suatu keberagaman dan kemajemukan dalam beragama dan berkeyakinan dengan tidak mencampuri atau menafsirkan kitab suci di luar agama yang dianutnya.
  4. Mempercayakan sepenuhnya kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahya Purnama atau oleh siapapun kepada institusi penegak hukum.
  5. Dalam rangka Pilkada 2017, pihak beragama agar mewaspadai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat dengan tidak terpengaruh oleh pihak provokator.
  6. Mengutuk keras tindakan pengeboman terhadap gereja Oikoumene di Samarinda dan vihara Budi Dharmawan di Singkawang dengan menindak tegas pelakunya sesuai hukum yang berlaku.

Kerukunan umat beragama harus tetap di junjung tinggi di masyarakat agar tercipta suasana yang damai, tentram, dan sejahtera, dimana semboyan negara Indonesia “Bhineka Tunggal Ika” yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu jua. (S.D)

TINGGALKAN BALASAN