FSPMI Jateng Kembali Tuntut Cabut PP 78

Ratusan buruh mendatangi Kantor Gubernur Jateng untuk menuntut pencabutan PP 78 (16/11) semarak.news/ufi

Semarang, Semarak.news – Ratusan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) kembali mendatangi Kantor Gubernur Jawa Tengah untuk menuntut pencabutan PP 78 yang mengatur tentang Pengupahan, Rabu (16/11)

Masa menuntut pencabutan PP 78 th 2015 tentang pengupahan (semarak.news/ufi)
Masa menuntut pencabutan PP 78 th 2015 tentang pengupahan (semarak.news/ufi)


Masa meminta meminta Gubernur Jawa Tengah untuk tidak memakai PP 78 tahun 2015 sebagai dasar penetapan upah minimum di Jawa tengah karena PP 78 dianggap melanggar undang undang dan konstitusi.

Aulia Hakim selaku  Sekretaris DPW FSPMI Jawa Tengah,  mengatakan dengan digunakannya PP 78 th 2015 sebagai dasar pengupahan buruh maka buruh sangat dirugikan.

“Substansi di PP 78 memiskinkan pekerja, upah buruh menjadi dibatasi. Penghitungan upah dengan PP 78 sangat jauh dari harapan kami.” ungkapnya.

Masa berharap agar PP 78 /2015 tidak diberlakukan terutama di Jawa Tengah yang sampai saat ini menjadi upah paling rendah, karena efeknya akan sangat luar biasa bagi kesejahteraan kaum di Jawa Tengah. (BIP)

TINGGALKAN BALASAN