Mogok Kerja SBSI MSAS

Ilustrasi: Semarak News

Medan, Semarak.news – Sedikitnya 10 orang buruh PT. Mujur Sumber Alam Semesta (PT. MSAS) yang tergabung dalam SBSI, Serikat Buruh Sejahtera Indonesia 1992 mengadakan mogok kerja menuntut diberikannya keadilan.

Pemimpin di perusahaan ini dinilai sering bertindak sewenang-wenang. Beberapa dari buruh pernah di-PHK tanpa alasan yang wajar.

“Teman kami empat orang dipecat tanpa hormat dan tanpa alasan yang jelas. Pihak perusahaan memberi alasan bahwa ke-empat pekerja ini melawan atasan dan dianggap tidak memiliki hubungan yang harmonis dengan perusahaan” kata Jimmy Simamora, Wakil Ketua 2 SBSI PT. MSAS saat ditemui di pintu gudang PT. MSAS, Jl. MG. Manurung, Medan. (14/11/16)

Disamping itu, pihaknya pernah dijanjikan kenaikan upah namun pihaknya mendapat kekecewaan terhadap realisasinya.

“Bulan Januari 2016 seharusnya didapatkan upah tambahan, tapi kami dapat bulan April 2016. Bulan Februari dan Maret 2016 tidak dirapel ke bulan April 2016” tambah jimmy, yang juga menjadi perwakilan SBSI di PT. MSAS.

Namun disamping semua itu, buruh sangat menyayangkan tiadanya hak cuti bagi buruh.

“Disini kami hak cuti ditiadakan” ujar Jimmy.

Pihaknya telah menginfokan hal ini ke SBSI Kota Medan untuk mendapatkan dukungan twman-teman SBSI Medan.

Pihaknya mengakui bahwa serikat buruh di perusahaan ini kurang mendapat penghargaan.

“Kami pernah dalam sebuah kegiatan duduk bersama pemimpin perusahaan. Pada saat itu pihak perusahaan mengatakan bahwa cuti adalah kewenangan perusahaan untuk memberikannya. Bagi yang tidak setuju dipersilahkan keluar ruangan. Kami dengan tenang keluar ruangan karena merasa tidak cocok dengan pendapat pimpinan perusahaan” jelas wakil ketua 2, Jimmy.

Namun pihakmya yang terdiri dari beberapa orang diminta oleh security untuk keluar gerbang. Pada saat itu kami menganggap keluar ruangan saja. Namun jika diminta keluar gerbang, pihaknya seolah-olah diminta keluar dari perusahaan.

“Kami kecewa denga sikap pimpinan perusahaan terhadap pendapat kami” tambah Wakil Ketua 2 SBSI MSAS.

Aksi mogok kerja dilakukan dari 14 hingga 19 November 2016.

TINGGALKAN BALASAN