Rapat Koordinasi Teknis Dishubkominfo NTB

[Foto: semarak.news]

Mataram, Semarak.News – Pembangunan daerah saat ini membutuhkan komitmen dan sinergisitas dari berbagai pihak, mengingat tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks. Tentunya saling memperkuat di berbagai sektor oleh semua pihak menjadi keharusan. Hal itu disampaikan Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH.M.Si saat Rapat Koordinasi Teknis Dinas Perhubungan dan Komunikasi Informasi (Dishubkominfo) Provinsi Nusa Tenggara Barat, di Hotel Sentosa, Selasa (08/11/2016).

“Ini momentum untuk menyampaikan pemikiran-pemikiran cerdas, sesuai kebutuhan daerah untuk dijadikan rekomendasi, baik untuk pemerintah daerah maupun pemerintah pusat,” tutur Wagub di hadapan ratusan mitra kerja Dishubkominfo yang hadir.

Kegiatan yang mengusung tema Konektifitas Transportasi dan Komunikasi untuk Membuka Peluang Usaha tersebut menghadirkan seluruh mitra kerja Dishubkominfo baik di NTB maupun dari daerah lain, seperti Bali, Jawa Timur, Banyuwangi dan Nusa Tenggara Timur.

dsc_0067

Saat itu, Wagub menekankan pola kemitraan yang dibangun berbagai SKPD akan memberikan kontribusi positif bagi penyelesaian masalah, baik yang dialami pemerintah maupun oleh masyarakat. Sehingga menurut orang nomor dua di NTB tersebut, singkroninasi program dan regulasi harus benar-benar dipastikan.

“Saya berharap, kita saling memperkuat sehingga program-program pembangunan kita berjalan dengan baik dan berdampak pada kesejahteraan masayarakat,” harap wagub saat itu.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan dan Komunikasi Informasi Provinsi NTB, Drs. Lalu Bayu Windya, M.Si melaporkan kegiatan tersebut merupakan bentuk lain dari program pembangunan di bidang perhubungan.

“Dengan tema ini, kami coba melihat, tidak hanya infrastruktur yang dibangun, namun juga bisa bermanfaat bagi masyarakat sebagai peluang usaha,” jelasnya di hadapan wagub.

Karena itu, Lalu Bayu Windya akan memperkuat aksesibilitas sistem informasi yang ada saat ini.

“Di NTB ini ada kampung media yang sudah diakui dunia. Tentu ini menjadi modal bagi kita semua. Selain itu, bagaimana membangun media sosial yang baik, sehingga dalam setiap interaksi tidak terkena undang-undang IT,” jelasnya.

Sementara untuk perbaikan tata kelola transportasi, baik di darat, udara maupu laut, pihaknta bersama kementerian perhubungan republik Indonesia sedang merancang kebijakan yang menyemimbangkan transportasi yang keluar dengan yang masuk, terutama transportasi laut. (ADV)

TINGGALKAN BALASAN