Pengamat: Ahok Sudah Jelas Menistakan Agama

Jakarta, Semarak.News – Polemik perdebatan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahaja Punama alias Ahok semakin memanas.

Berbagai kalangan mengatakan bahwa Ahok tidak bersalah. Namun, tak sedikit pula yang mengatakan Ahok telah menistakan agama Islam. Lalu, manakah yang benar?

Menanggapi masalah ini, pengamat ideologi Muhammad Azizul Ghofar menjelaskan, Ahok telah menistakan agama.

“Ahok sudah jelas menistakan agama. Untuk itu, dia (Ahok) harus diproses hukum,” kata Ghofar kepada semarak.news.

Terkait adanya kata “pakai”, menurut Ghofar tetap tidak berpengaruh pada kasus penistaan agama ini.

“Ahok mengatakan ‘jangan mau dibohongi pake Al Maidah ayat 51’, berarti Ahok menyalahkan orang yang berdakwah pake Al Maidah ayat 51,” jelas Ghofar.

“Sedangkan orang yang berdakwah pake Al Maidah ayat 51 nggak salah. Berarti sama aja Ahok menyalahkan Al Maidah ayat 51,” sambungnya.

Namun, Ghofar menyayangkan kasus penistaan agama ini cenderung dilindungi oleh pemerintah.

“Kasus ini seperti dilindungi sama pemerintah. Nangkap satu orang aja harus nunggu jutaan warga bedemo. Belum lagi Presiden nya ngumpet,” tegas Ghofar.

Untuk itu, penegakan hukum harus diterapkan dengan baik jika ingin masyarakat tenang.

“Kalau Ahok dinyatakan tidak bersalah. Siap-siap aja bakal ada demo yang lebih ganas,”terang Ghofar.

Banyaknya demonstran yang hadir pada 4 November 2016 kemarin, menurut Ghofar merupakan bukti persatuan Islam di Indonesia.

“Itulah bukti Islam Indonesia itu bersatu. Jadi Islam itu seperti kerajaan lebah. Jika tidak diganggu, diam dia. Tapi kalau diganggu, bisa menyerang pengganggunya sampai titik darah penghabisan,” pungkasnya. (AS)

 

TINGGALKAN BALASAN