Sang Fajar di Puncak Prau

foto: semarak.news

Wonosobo, Semarak.News – Keindahan fajar di puncak Gunung Prau yang terletak di Pegununungan Dieng, Wonosobo tidak kalah dengan World Seven Summit. Gunung yang bisa dikatakan untuk pendaki pemula ini mempunyai banyak keindahan. Tetapi keindahan tersebut harus dibayar dengan kejamnya malam di Puncak Gunung Prau.

Gunung Prau mempunyai ketinggian 2565 mdpl. Dengan ketinggian ini kamu butuh beberapa barang untuk mendaki diantaranya jaket tentu harus dibawa, kaos kaki, sarung tangan, syal dan kupluk untung mengalahkan dingin khas Gunung Prau.

Untuk mendapatkan keindahan di saat fajar biasnya pendaki berkemah di puncak Gunung Prau yang membutuhkan beberapa barang yang tidak boleh dilupakan, karena bisa berakibat merugikan bagi pendaki. Peralatan yang diperlukan diantaranya seperti tenda, misting, sleeping bag, dan alat kemah lainnya.

Pendaki bisa mendaki dari beberapa jalur yaitu; jalur Patak Banteng, jalur Pranten, dan jalur Kenjuran. Jalur Patak Banteng adalah jalur yang sering dilalui oleh pendaki karena, jika kamu memilih jalur ini kamu akan disuguhkan oleh pemandangan curamnya tebing Gunung Prau dan panorama hamparan kebun sayur mayur di daerah Dieng.

Setelah sampai di puncak, pendaki biasnya langsung mendirikan tenda dan langsung mempersiapkan untuk santapan malam untuk melewati malam dingin khas Gunung Prau. Dinginnya malam di puncak Gunung Prau bisa mencapai dibawah 10 derajat celcius, tetapi dinginnya malam terbayarkan oleh suguhan fajar Gunung Prau yang aduhai indahnya.

Hamparan awan dan sorotan matahari terbit di Puncak Gunung Prau bisa membuat pendaki tercengang melihat pesona Negri Diatas Awan. Selamat menikmati suguhan Gunung Prau. (YA)

TINGGALKAN BALASAN