Ini Dia Pahlawan Penyelamat Korban Kapal TKI Yang Tenggelam di Nongsa

Abdul (tengah) dan Jamaludin (kiri) Mendapat Penghargaan Dari Pemerintah [foto: RDN/Semarak.News]

Batam, Semarak.News – Korban selamat yang ditampung di Panti Rehabilitasi milik Dinas Sosial Kota Batam merasa bersyukur karena masih bisa hidup hingga saat ini. Selamatnya korban tenggelamnya kapal pengangkut TKI ini tidak terlepas dari kebaikan dari dua orang nelayan yang menolong para korban selamat. Dua nelayan yang ikhlas menolong para korban ini bernama Abdul Kadir dan Jamaludin. Jamaludin sendiri merupakan anak angkat dari Abdul Kadir.

Abdul Kadir mengatakan bahwa saat itu, dia dan anaknya sedang mencari ikan yang berangkat pada pukul 05.30 WIB. “Ketika saat itu saya sedang mancing ikan, saya sama anak saya ini, kemudian ada yang teriak minta tolong, saya kira anak saya, tapi saya lihat anak saya baik-baik saja, tidak tahunnya banyak orang yang mengapung di laut”, ungkap nelayan ini saat menceritakan kronologis penyelamatan.

Ketika tahu banyaknya orang-orang yang meminta tolong, Abdul dan Jamaludin langsung menurunkan jangkar kapalnya. Kemudian menolong satu per satu para korban yang bisa ditolong. Pada saat itu Abdul dan Jamaludin membawa 2 kapal dengan jenis Sampan dan Speedboat. Satu kapal memuat 7 hingga 13 orang untuk sekali trip.

Para korban selamat langsung dibawa ke Tanjung Bemban, Nongsa. Setelah beberapa kali trip, Abdul sempat menolong korban yang meninggal dunia dan langsung membawa korban ke Teluk Mata Ikan serta meminta Ketua RT setempat untuk menghubungi petugas bahwa banyak orang yang masih mengapung di laut.

Ketika ditanya bagaimana perasaan Abdul ketika menolong saat itu, dia mengungkapkan bahwa Abdul sangat marah dengan tekong yang tidak bertanggung jawab atas para korban tersebut. “Saya marah sama tekong itu, kalau saya dapat itu tekong saya hajar dia.”, ujarnya dengan kesal terhadap tekong yang membawa TKI itu.

Beberapa korban selamat merasa sangat senang ditolong oleh Abdul dan Jamaludin. Mereka sangat terharu atas apa yang diperbuat oleh Bapak dan anak itu. Kehadiran Abdul dan Jamaludin tadi sore ke tempat penampungan seakan para korban ingin membalas budi atas kebaikan bapak dan anak tersebut. (RDN)

TINGGALKAN BALASAN