Tidak Ikut Demo di Jakarta, Laskar Merah Putih Semarang Tuntut Hukum Ahok

Ketua Umum Laskar Merah Putih [Foto: markasbesarlaskarmerahputih.blogspot.co.id]

Semarang, Semarak.News – Laskar Merah Putih (LMP) Semarang yang dipimpin oleh Ngudiyono, SH. pagi tadi, Jumat (04/11/2016) bertempat di depan Kantor Gubernur Semarang, sekitar pukul 09.45 WIB, melaksanakan aksi unjuk rasa yang bertujuan damai menyikapi demonstrasi 4 November di Jakarta Pusat.

“LMP daerah Jateng diperintahkan markas pusat untuk melakukan aksi terkait penistaan agama yang diindikasi dilakukan oleh Ahok.” Tutur Ngudiyono, wakil ketua LMP.

Aksi yang diikuti sekitar 60 orang tersebut menuntut penegakan hukum, bilamana Ahok memang melanggar hukum maka harus diproses secara hukum.

Mereka tidak ingin adanya perpecahan karena Indonesia merupakan negara Bhineka Tunggal Ika maka tidak boleh terpecah belah.

Meskipun mereka menyerukan tangkap dan hukum Ahok karena penistaan agama, namun mereka menekankan untuk menghilangkan persepsi bahwa permasalahan pelecehan oleh oknum Pejabat terhadap agama tertentu tidak dibenarkan baik itu Islam, Kristen, Budha, dan Hindu.

Selain itu mereka berusaha menghilangkan persepsi bahwa demo 4 November akibat anti terhadap suku atau etnis tertentu. Sebab menjaga netralitas bagi mereka jauh lebih penting, sehingga dapat mencegah tindakan anarkis yang mungkin akan dilakukan kelompok tertentu yang berefek domino terhadap aksi anarkis di daerah lainnya.

Mereka mengingatkan Pemerintah dan aparat penegak hukum untuk segera bertindak bijak dan tepat dalam penegakan hukum.

Perlu diketahui juga bahwa Laskar Merah Putih Jawa Tengah tidak ikut terlibat dalam aksi demonstrasi besar di Jakarta Pusat pada siang hari ini.(WYN)

TINGGALKAN BALASAN