Apel Akbar Pengukuhan Satgas Saber Pungli, Serta Kebangsaan Dan Kesiapan Kontigensi Provinsi Sulawesi Utara

Gubernur Sulawesi Utara mengambil apel akbar di Mapolda Sulut. [Foto: Semarak.news / fajar]

Manado, Semarak.news – Dalam menindaklanjuti Peraturan Presiden RI mengenai pembentukan Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey memimpin apel pagi akbar pengukuhan Satgas Saber Pungli di lapangan apel Polda Sulut yang diikuti ratusan aparat keamanan gabungan TNI-Polri Sulut, turut hadir dalam apel akbar tersebut Wakil Gubernur, Stevan Kandouw, Kapolda beserta Wakapolda serta jajaran pejabat Forkopimda Sulut lainnya.

Satgas Saber Pungli memiliki 5 tugas pokok yang tertuang dalam ikrar kebangsaan diantaranya,

  1. Menolak radikalisme, kekerasan, dan intoleransi serta paham ISIS
  2. Menolak pungutan liar
  3. Menolak isu-isu yang bertujuan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa
  4. Memberantas penyalahgunaan narkoba
  5. Berkomitmen menjaga stabilitas Kamtibmas di Sulut

“Satgas Saber Pungli sudah dibentuk dengan dasar hukum Perpres No 87 Tahun 2016, menjadi wujud nyaata keseriusan negara dalam menindak dan memberantas aparat negara yang sering melakukan pungutan liar kepada masyarakat selama ini” Ujar Gubernur Sulawesi Utara dalam amanatnya.

Tujuan dibentuknya satgas saber pungli tersebut untuk memulihkan kepercayaan publik, memberikan keadlian dan kepastian hukum guna memberikan peningkatan pelayanan masyarakat yang berkualitas serta berdampak pada percepatan ekonomi serta penegakan reformasi hukum.

Foto bersama Gubernur Sulut beserta Wakil dan jajaran Forkopimda Sulut. [Foto: Semarak.news/fajar]
Foto bersama Gubernur Sulut beserta Wakil dan jajaran Forkopimda Sulut. [Foto: Semarak.news/fajar]
“Dengan dibentuknya tim saber pungli diharapkan agar masyarakat dapat memberikan informasi yang benar tidak sembarang memerikan informasi untuk kepentingan pribadi, dan masyarakat juga harus sadar hukum agar tidak memberikan sesuatu kepada aparat, “ Ujar Olly sesaat setelah pelaksanaan apel selesai.

“menghimbau kepada masyarakat Sulut agar tidak terpengaruh dengan panasnya Pilkada Jakarta, dan pihak Polda Sulut akan melakukan pengamanan ditempat terbuka yang dianggap rawan.” Ujar Kapolda Sulut, Irjen Pol Wilmar Marpaung ketika dimintai tanggapan mengenai kerawanan 4 November 2016 mendatang. [MF]

TINGGALKAN BALASAN