Konsep Manajemen Ekonomi dalam Mengolah Sampah

Foto: Pandawa FM

Denpasar, Semarak.news – Berbicara masalah sampah memang tidak ada habisnya, pasalnya sampah adalah hasil daripada sisa aktivitas rumah tangga. Contohnya seperti, kegiatan memasak, makan dan mencuci tentu akan menghasilkan sampah.

Dewasa ini, sampah sangat menjadi perhatian khusus. Khususnya bagi sejumlah kalangan peneliti. Seorang profesor dari Amerika Serikat (AS), Paul Connet, berencana akan bertemu Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra. Pertemuan itu akan berlangsung pada 4 November 2016.

“Saya akan membicarakan hal yang sama dengan kepala daerah lainnya. Bagaimana, harapan saya, nanti ketika saya kembali ke Bali akan ada taman reuse, ruang publik bersih, dan taman-taman botanik,” kata Paul.

Ia menyampaikan hal ini dalam acara ‘Mengagas Denpasar Menuju Kota Nol Sampah’ di Denpasar, Bali, Rabu (2/11/2016). Paul telah menyampaikan idenya soal zero waste hero di Jakarta, Bandung dan Surabaya.

Konsep sampah ini memiliki 9 poin, antara lain source separation, door to door collection, composting, recycling, reuse and repair center, zero waste research, better industrial design, reducing throwaway product and packaging, dan fasilitas residual separation.

Titik berat konsep yang dibawa Paul pada sumber produksi sampah. Yakni, sampah sudah dipisahkan sejak awal dengan tanggung jawab masyarakat, Pemkot dan Pemprov untuk menangani residu sampah.

TINGGALKAN BALASAN