Beijing, Semarak.news-China dan Belgia telah sepakati kerjasama yang mencakup area investasi, energi terbarukan, lingkungan, manufaktur, dan program Belt and Road Initiative Senin (31/10) lalu.

Pertemuan ini dihadiri oleh Perdana Menteri Belgia, Charles Michel dan presiden China, Xi Jinping. Bertemunya kedua pemimpin negara tersebut diharapkan mampu menyatukan dua kutub wilayah, Asia dan Eropa.

Selain itu pertemuan ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah (added value) terhadap perekonomian China-Belgia dan Asia-Eropa dalam bidang industri logistik dan perdagangan online lintas batas.

Salah satu pembahasan adalah proyek The Belt and Road Initiave yang diinisiasi oleh Xi pada 2013 dan mengacu pada Jalur Sutra dan Jalur Sutra Maritim pada abad ke-21. Hadirnya proyek ini bertujuan untuk membangun jaringan dagang dan infrastruktur yang menghubungkan antara Asia dengan Eropa serta Afrika. Hal ini pun mampu memberikan keuntungan bagi Indonesia, mengingat Indonesia berapa dalam Jalur Sutra Maritim dunia.

“China mengapresiasi kedatangan Belgia serta kesediannya untuk menjadi anggota Bank Investasi Infrastruktur Asia (Asian Infrastructure Investment Bank),” sambut Xi kepada Belgia.

Kedatangna Michel ke China bukan tanpa sebab, kedatangannya bertujuan untuk mempererat hubungan diplomasi dan memperingati 45 tahun bilateral antara kedua negara.

Sebelumnya Xi pernah mengunjungi Beligia pada 2014 dan sebaliknya, Raja Philippe datang ke China setahun kemudian untuk membahas kerjasama sama dalam bidang investasi, inovasi, aviasi, energi terbarukan dan infrastruktur.

Kesepakatan Perjanjian

Lebih dari itu, kedua negara telah memandatangai beberapa Memorandum of Understanding (MoU). Dua diantaranya adalah mengatur tentang ekstradisi dan penerbangan langsung dari Shanghai ke Brussel dan sebaliknya.

Semantara itu, Perdana Menteri China, Li Keqiang, berharap agar negosiasi bileteral ini bisa membawa ke arah perdangan bebas antara China dengan negara anggota Uni Eropa.

Michel pun menimpali harapan Li Keqiang di mana Belgia akan tetap bekerja sama dengan China dalam bidang agrikultur, komunikasi dna informasi, finansial dan asuransi.

Parlemen China yand diwakili oleh Zhang Dejiang pun turut menemui Michel. Ia berharap antara parlemen China dan Belgia mampu bekerja sama dalam bidang demokrasi, rule of law, konservasi ekologi, serta peratifikasian undang-undang.

Bertemuanya kedua pimpinan negara ini mampu merekatkan hubungan baik antara China dengan Belgia baik dalam hal politik, ekonomi, diplomasi, dan budaya.

TINGGALKAN BALASAN