Bunaken Permata Pariwisata Indonesia

Gerbang masuk Bunaken

Manado, Semarak.news – Keindahan Taman Laut Bunaken di Provinsi Sulawesi Utara saat ini sudah menuju salah satu  objek wisata yang go internasional. Sehubungan dengan hal tersebut maka diperlukan peningkatan pembangunan pariwisata yang baik oleh pemerintah, untuk menjadikan Sulawesi Utara, sebagai salah satu destinasi yang wajib dikunjungi oleh wisatawan dunia.

Peran pemerintah pusat juga sangat dibutuhkan. Dengan melakukan pengenalan dan promosi bahwa Bunaken mempunyai keindahan bawah lautnya yang mempesona. Seperti panorama dinding raksasa bawah laut dan lubang goa yang memanjang ratusan meter adalah sensasi yang dapat ditemui di Bunaken. Tidak salah kalau dikatakan bahwa aktifitas Snorkeling dan Diving di Bunaken merupakan salah satu yang terindah di dunia.

Salah satu spot keindahan Taman Laut Bunaken
Salah satu spot keindahan Taman Laut Bunaken

Dengan adanya pembukaan penerbangan langsung dari beberapa kota Tiongkok ke Manado, telah berhasil meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sulawesi Utara secara signifikan. Hal tersebut didukung dengan pernyataan dari Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven Kandouw. Beliau mengatakan bahwa wisatawan dari Tiongkok sejak Juli s/d September sudah mencapai sekitar 14.000 orang. Hal tersebut merupakan hal yang sangat menggembirakan, jika dibandingkan dengan tahun 2015 yang hanya mencapai sekitar 25.000 orang.

Saat ini telah banyak investor yang masuk diberbagai bidang pariwisata guna membangun berbagai infrastruktur. Hal tersebut terkait penyediaan fasilitas hotel, travel biro, dan penambahan jadwal penerbangan. Namun, hal ini diharapkan tidak menjadi alasan untuk pemerintah daerah lepas tangan dalam membangun pariwisata di Sulawesi Utara.

Peningkatan lain seperti infrastruktur jalan, kemanan dan kemampuan sumber daya manusia, merupakan tanggung jawab dari pemerintah. Masyarakat Sulut perlu menjadi masyarakat yang mampu memberikan kenyamanan dan kemanan bagi wisatawan. Agar Sulut menjadi daerah wisata yang dapat dirindukan dan dikunjungi berkali-kali.

Selain itu, diperlukan juga peningkatan promosi dari beberapa destinasi tempat wisata potensial lain di Sulawesi Utara, seperti Pantai Paal di Likupang, Pantai Tumbak di Amurang, Hutan Bunga Tomohon, Danau Tondano, dan lain-lain. Karena hal tersebut jelas berpotensi memberikan banyak keuntungan bagi pemerintah daerah setempat. Bagaikan lemparan batu, alangkah baiknya batu tersebut dapat mengenai lebih dari satu sasaran.

Tinggal masalahnya sekarang, bagaimana perjuangan Pemda Sulawesi Utara mengelola keunggulan yang dimilikinya, untuk terus meningkatkan budaya wisata bagi seluruh masyarakat dan pengusaha di Sulawesi Utara. Janganlah motto “service” hanya menjadi “lip service” semata. (DMH/AH)

TINGGALKAN BALASAN