PLTMG Bangkanai Akan Dioperasikan Kembali

Sumber: antarakalteng.com

Muara Teweh, Semarak.News – Rencana pengoperasional pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG Bangkanai) saat ini masih terhambat karena masih menunggu hasil dari pertemuan pihak PLTMG Bangkanai dengan pihak PT PLN di Jakarta (1/11).

PLTMG Bangkanai akan beroperasi untuk memenuhi kebutuhan listrik akibat jaringan transmisi di Kabupaten Barito Utara terputus.

“Rencananya Siang ini pukul 13.00 WIB, Ophir dan PLN pusat akan melakukan pertemuan untuk membahas operasi pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG) tersebut,” ujar Manajer PLN Muara Teweh Tatok Winarko.

Selain itu, dalam pengaliran gas masih terkendala keluarnya surat perintah pengaliran gas dari SKK Migas ke Ophir dan surat permohonan pengaliran listrik kembali kepada Ophir dari PLN wilayah Kalimantan Selatan dah Kalimantan Tengah.

“Janjinya surat perintah pengaliran gas dari SKK Migas ke Ophir akan terbit hari ini juga,” ujarnya.

Sebelumnya, PLN Muara Teweh juga telah mengeluarkan kebijakan perpanjangan pemadaman bergilir sejak 26 Oktober 2016 dengan sistem yang diberlakukan yaitu pemadaman delapan jam nyala dan delapan jam padam.

Meski jadwal pemadaman bergilir sudah berakhir namun realisasi pihak PLN kembali lagi mengeluarkan kebijakan pemadaman  yang rencananya hari ini dari pukul 08.00 WIB sampai 16.00 WIB.

Kebijakan pemadaman bergilir dan rencana pengoperasian PLTMG kembali diakibatkan adanya tower SUTT yang roboh sejak 14/10 sore sekitar pukul 16.30 Wib di kilometer 20 antara Desa Luwe Hulu Kecamatan Lahei Barat – Bangkanai Desa Karendan Kecamatan Lahei dikarenakan tiupan angin kencang dan pohon yang roboh.

PLTMG Bangkanai diresmikan oleh Bupati Barito Utara Nadalsyah melalui syukuran yang dihadiri Direktur Bisnis PLN Regional Kalimantan Joko Raharjo di Gardu Induk Muara Teweh di ruas Jalan Muara Teweh-Puruk Cahu Kilometer 14 wilayah Desa Mukut Kecamatan Lahei. (FA)

 

TINGGALKAN BALASAN