Bangunan di Pinggiran Rel KA Digusur PT. KAI

Situasi Penggusuran Bangunan Pinggiran Rel KA

Medan, Semarak.news – Bangunan rumah warga di pinggiran rel kereta api, Jl. Timah, Lingkungan VII, Kel. Sei Rengas II, Kec. Medan Area, Kota Medan, digusur oleh PT. KAI dengan disertai oleh Polisi dan Satpol PP (26/10).

Bangunan yang berdiri di pinggiran rel kereta api itu merupakan bangunan liar atau ilegal dan harus dirobohkan. “Lahan ini menurut peraturan dan Undang-undang yang berlaku merupakan lahan milik PT. KAI, sehingga dilarang warga untuk mendirikan bangunan di lahan ini”. kata Kuasa Hukum PT. KAI, Julfan Iskandar, S.H. Selain itu, penggusuran bangunan pinggiran rel kereta api ini juga dilakukan karena lahan akan dibangun proyek double track. “Bangunan di pinggiran rel kereta api kita gusur selain karena ilegal, adanya bangunan warga akan menggangu jalannya pembangunan poyek double track serta nantinya akan membahayakan warga juga”. tambahnya.

Sebelumnya pihak PT. KAI telah mengeluarkan surat peringatan sebanyak 3 kali terhadap warga agar membongkar bangunan, tetapi tidak ditanggapi oleh warga. “Pihak kita telah memberi surat peringatan kepada warga untuk membongkar bangunannya yaitu pada 5, 15, dan 16 September, tetapi warga diam saja”. kata Juflan.

Sementara itu dari pihak PT. KAI akan memberikan ganti rugi kepada warga yang rumahnya tergusur. “Sebagai rasa kepedulian PT. KAI, kami akan memberi uang ganti rugi kepada warga yang tergusur sebesar 1,5 juta”, kata Humas PT. KAI, Joni Martinus.

Penggusuran pada siang hari itu juga diwarnai dengan beberapa warga yang melakukan perlawanan dengan tidak mau meninggalkan rumahnya. Tetapi akhirnya dirinya dapat merelakan setelah dibujuk oleh keluarga dan polisi. (RDK)

TINGGALKAN BALASAN