Kado Warga untuk Kebun Binatang Surabaya

Kebun Binatang Surabaya
Jumpa Pers dalam rangka persiapan acara Kado Warga untuk KBS [Sumber: Arsip Panitia Perayaan HUT KBS]

Surabaya, Semarak.news – Tepat 31 Agustus lalu Kebun Binatang Surabaya (KBS) kembali merayakan ulang tahun, tepatnya pada usia yang ke-100. Selama itu pula KBS telah hadir sebagai lembaga konservasi fauna dan selalu setia menghibur warga Kota Surabaya serta Jawa Timur sebagai salah satu wahana wisata dan edukasi yang sangat terjangkau di pusat Kota Surabaya.

Dalam rangka perayaan tersebut, Kelompok Jurnalis Peduli Lingkungan (KJPL) beserta beberapa kelompok masyarakat seperti Surabaya Punya Cerita, Surabaya Tempo Dulu, dan Rumah Belajar Pandawa akan menggelar berbagai kegiatan di Surabaya.

“KBS genap berusia 100 pada 31 Agustus 2016. Untuk itu kami akan menggelar beragam kegiatan yang bertema Kado Warga untuk Kebun Binatang Surabaya Menyongsong Abad Ke-II”, ujar ketua panitia acara perayaan HUT Ke-100 KBS Teguh Ardi Srianto, Selasa (18/10/2016).

Rangkaian acara peringatan HUT KBS tersebut akan diwarnai Pameran Foto KBS mulai dari awal berdirinya hingga saat ini. Foto-foto tersebut merupakan hasil kompilasi koleksi KBS beserta dokumentasi pribadi masyarakat Surabaya dan sekitarnya yang ingin menunjukkan kecintaannya pada KBS.

Selain itu, dalam rangkaian perayaan tersebut akan dilaksanakan juga peluncuran Buku 100 Tahun KBS yang disusun oleh dua orang penulis kawakan sekaligus penulis buku Surabaya Punya Cerita, Henry Nurcahyo dan Dhahana Adi.

“Pentingnya sebuah literatur yang mengulas sejarah serta kisah-kisah menarik tentang KBS akan kami hadirkan dalam buku berjudul Bonbin Dalam Kisah dan Tjerita,” ungkap Henry Nurcahyo pada kesempatan yang sama.

Seluruh rangkaian kegiatan Kado Warga untuk KBS akan dihelat di Grand City selama seminggu penuh, pada 14-20 November mendatang. Selain dua agenda di atas, akan hadir pula beragam kegiatan atraktif lainnya yang akan menghibur masyarakat dan meningkatkan kecintaannya pada Kebun Binatang Surabaya.

Bagi kita, khususnya warga Surabaya dan Jawa Timur, yang belum mengetahui atau berkunjung ke KBS, pastikan untuk mengunjungi kawasan konservasi eksitu tersebut. Selain sebagai sarana hiburan dan edukasi, hal tersebut juga menunjukkan kecintaan dan dukungan kita terhadap eksistensi KBS. (MI)

TINGGALKAN BALASAN