Hizbut Tahrir Indonesia Batam Gelar Aksi Menuntut Ahok

HTI Batam Lakukan Doa Bersama Setelah Aksi Damai [foto: Ronny/Semarak.News]

Batam, Semarak.News – Video viral di situs YouTube yang berisi pernyataan penistaan Agama oleh Ahok mendapatkan reaksi keras dari berbagai pihak. Tak ketinggalan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Batam. Sore tadi HTI Batam menggelar aksi unjuk rasa yang dimulai dari Masjid Raya Baitusy Syakur hingga Masjid Jabal Arafah, Nagoya menuntut Ahok yang diduga menistakan agama melalui pernyataannya ketika kunjungannya di Kepulauan Seribu.

“Jadi jangan percaya sama orang. Kan bisa aja dalam hati kecil bapak ibu enggak bisa pilih saya, karena dibohongin pake surat Al-Maidah 51, macem-macem itu. Itu hak bapak ibu ya. Jadi kalau bapak ibu perasaan enggak bisa pilih nih, karena saya takut masuk neraka, dibodohin gitu ya, enggak apa-apa”, pernyataan Ahok dalam video yang sekarang menjadi viral. Menurut HTI Batam, pernyataan ini jelas-jelas merupakan pelecehan dan penghinaan terhadap keagungan dan kesucian al-Qur’an.

“HTI tidak ada kepentingan politik, yang kami sesalkan adanya pelecehan oleh Gubernur aktif terhadap simbol-simbol suci agama Islam”, ujar Humas HTI Batam, Donny Setiawan kepada Semarak News. HTI menilai bahwa Ahok secara nyata menyebut Al-Qur’an sebagai sumber kebodohan, dan siapa saja yang menyampaikan haramnya memilih pemimpin kafir dengan dasar ayat itu juga disebut oleh Ahok sebagai pembodohan.

HTI menuntut kepada aparat yang berwenang untuk segera mengusut tindakan penghinaan terhadap Al-Qur’an oleh Ahok dengan merujuk pada KUHP Pasal 156a dan UU No. 1/PNPS/1965 Tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan atau Penodaan Agama. “Kalau aparat Kepolisian tidak peka terhadap tuntutan permasalahan ini, kita khawatir gejolak di kaum muslimin yang justru menjadi masalah baru”, ujar Humas HTI Batam.

Aksi damai ini diikuti oleh sekitar 100 orang dari HTI yang dikawal ketat oleh pihak Kepolisian. Acara ditutup dengan doa bersama di Masjid Jabal Arafah. (RDN)

TINGGALKAN BALASAN